Bazaar UKM Medan Di Manhattan Town Square, Pesertanya 90 Pelaku Usaha

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

PUBLIKA.CO.ID- Tidak hanya menyediakan aneka produk yang lazim ditemukan di mana saja, mulai Senin (17/9) hingga Minggu (23/9), aneka produk usaha kecil menengah (UKM) juga bisa didapatkan di Atrium Ground Floor Manhattan Town Square, Medan.

Loading...

Event yang digelar Dinas Koperasi (Dinkop) dan UKM Kota Medan itu diikuti oleh 90 UKM dengan aneka produk mulai makanan, handicraft dan fashion.

Kepala Dinkop dan UKM Kota Medan, Emilia Lubis mengatakan, pihaknya menyediakan sebanyak 45 stan. “Ada 45 stan yang terdiri dari dua UKM, karena atrium ini yang tidak mungkinkan untuk buat banyak stan,” ujar Emilia, Selasa (18/9).

Emilia mengatakan, berbagai usaha ekonomi kreatif ikut meramaikan. Di antaranya Galeri Maharani yang merupakan milik Ketua TP PKK Kota Medan, Rita Maharani Dzulmi Eldin, handicraft, pakaian jadi, bordir, kulit, rotan, batu dan kuliner.

Tidak hanya sekadar memperkenalkan produk UKM, lewat event tersebut kata Emilia, akan terjadi interaksi antara penjual dan pembeli. ” Sabtu dan Minggu pengunjung membludak sehingga lebih banyak terjadi interaksi penjual dan pembeli. Itu kenapa waktu technical meeting kita anjurkan buat kartu nama, karena dengan adanya pameran, produk UKM terpromosikan,” ucapnya.

Selain meningkatkan kualitas pelaku UKM dengan pelatihan dan bantuan, Emilia berharap event tersebut juga bisa akan memperkenalkan produk UKM lebih luas. Apa lagi kata dia, ribuan UKM yang ada di Medan memerlukan sarana promosi yang gencar.

“Untuk binaan Dinas Koperasi dan UKM Kota Medan saja ada sebanyak 825 pelaku UKM. Belum lagi perbankan dan OJK. Total ada 2500 lebih UKM di Kota Medan. Belum termasuk PK5 (pedagang kaki lima) juga bagian dari UKM karena skalanya kecil,” paparnya.

Sementara, Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin, dalam sambutannya jelang membuka resmi kegiatan tersebut mengatakan, Kota Medan telah memiliki UKM Center yang dapat menampung banyak produk UKM sebagai bentuk dukungan Pemko Medan terhadap pelaku industri kreatif. Begitu juga dengan tiap kecamatan juga memiliki sentra UKM.

“UKM mendapatkan apresiasi karena mampu menjaga ketahanan ekonomi. UKM bisa dibanggakan karena tidak terpengaruh dengan krisis ekonomi tersebut,” ujarnya sebelum membuka resmi event tersebut, Senin (17/9).

Selain dapat mempromosikan produk UKM, Eldin juga berharap, permasalahan yang ada bisa terekspos dan didiskusikan untuk dicarikan jalan keluarnya,” ucapnya.(Syukri Amal)

Loading...

Komentar Facebook