Golkar Dekat Dengan Rakyat Dan Ulama

Muhammadiyah Sumut Dukung Golkar Perkuat Gerakan Amar Ma'ruf Nahi Munkar

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

PUBLIKA.CO.ID- Pengurus Wilayah (PW) Muhammadiyah Sumatera Utara akan memberi dukungan moril kepada Partai Golkar jika ikut menjalankan gerakan dakwah Amar Ma’ruf Nahi Munkar.

Loading...

Hal itu disampaikan Ketua PW Muhammadiyah Sumut Prof. Dr. H. Hasyimsyah Nasution MA., saat menerima silaturahmi DPD Partai Golkar Sumut, Selasa (18/9) malam di kantor PW Muhammadiyah Sumut, Jalan SM. Raja Medan.

Dalam kesempatan itu, Prof. Hasyim turut didampingi Wakil Ketua dr. H. Kamal Basri Siregar, Dr. Abdul Hakim Siagian dan Sekretaris Irwan Syahputra.

Prof. Hasyim menjelaskan, gerakan Amar Ma’ruf Nahi Munkar tersebut mengandung tiga hal, yakni liberasi, humanisasi, dan transendensi. Membebaskan manusia dari ketertindasan, dalam arti kebodohan, penyakit, kelompok rentan, serta tentunya kemiskinan, merupakan suatu hal yang mendasari gerakan dari Muhammadiyah, dan hal itu yang disebut liberasi.

“Seperti halnya pada saat KH. Ahmad Dahlan mendirikan Rumah Sakit untuk membantu umat dalam pelayanan kesehatan. Karena pada saat itu kebanyakan umat tidak memiliki keuangan yang cukup untuk berobat di rumah sakit yang dikelola oleh Belanda. Ini merupakan salah satu penindasan.
Oleh sebab itulah KH. Dahlan mendirikan rumah sakit, dan itu merupakan gagasan yang keluar dari Amar Ma’ruf Nahi Munkar,” jelasnya.

Humanisasi, lanjut Prof. Hasyim, dapat diartikan memanusiakan manusia. Dan yang terakhir, transendensi, berarti membawa manusia pada keimanan dan kesholehan.

Sementara Plt Ketua DPD I Golkar Sumut Ahmad Doli Kurnia mengungkapkan terimakasih kepada keluarga besar Muhammadiyah yang telah menerima kunjungan Golkar.

“Banyak kader Golkar yang juga kader Muhammadiyah, dan organisasi keislaman lainnya. Itu menandakan bahwa Golkar sangat dekat dengan umat Islam dan Golkar adalah partainya umat,” ujar Doli.

Menurut Doli, tugasnya sebagai Plt Ketua Golkar Sumut akan semakin ringan jika hubungan Partai Golkar dengan ulama dan masyarakat sangat dekat.

“Sebagai seorang anak, kami akan mendengar dan mentaati apa apa saja pesan kebaikan yang disampaikan para ulama dan tokoh masyarakat, agar perjuangan cita cita Golkar demi masyarakat dapat terwujud,” tandasnya

Editor: Asmojoyo

Loading...

Komentar Facebook