Hadapi PSMS, Aji Santoso Malah Puji Kekuatan Lawan

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

PUBLIKA.CO.ID- Entah sengaja menebar psy war (perang psikologis) atau memang tulus dari hati, Pelatih Persela Lamongan, Aji Santoso, melontarkan kalimat bernada pujian kepada PSMS Medan, Kamis (20/9), sehari jelang bentrok kedua tim di Stadion Teladan Medan, Jumat (21/9) sore.

Loading...

Menurutnya, saat PMS menjamu PSIS Semarang di Stadion Teladan Medan, Rabu (12/9) lalu, ada faktor keberuntungan pada PSIS sehingga bisa mencetak gol pertama.

“Gol (gol pertama PSIS) pun ada unsur lucky. Dalam sepakbola itu ada unsur lucky walau kecil bisa menentukan. Dan gol itu tercipta dari tendangan corner (sudut). Gol tercipta itu bukan lewat proses open play, tapi bola mati,” katanya saat sesi temu pers di Sekretariat PSMS Medan, Kamis (20/9) sore.

Baca juga:  Ronaldo Pulang Ke Manchester

Belum lagi kata dia, hasil imbang 1-1 PSMS saat laga tandang menghadapi Perseru Serui, Minggu (16/9) lalu juga merupakan modal positif bagi tim besutan Peter Butler tersebut. “Apalagi sebelumnya, PSMS main cukup positif, bisa menahan imbang Perseru 1-1, paling tidak ini bisa meningkatkan mental dari pemain PSMS,” ucapnya lagi.

Selain mengomentari performa tim PSMS, mantan bintang timnas Indonesia itu juga memuji performa beberapa pilar The Killer-julukan lain PSMS Medan- seperti Reinaldo Lobo dan mantan pemainnya di Persela, Shohei Matsunaga.

“Selama ini Lobo merupakan pilar pemain belakang. Dia bisa build-up, dia juga kuat duel bola atas, bola bawah. Saya dapat informasi Lobo tidak bisa main. Paling tidak kami akan mencoba bisa memanfaatkan situasi ini, walaupun di tim kami, Atayev (Ahmet Atayev), gelandang andalan saya tidak bisa main. Besok pertandingan saya akan berusaha maksimal,” ucapnya.

Baca juga:  Solskjaer Dibalik Sukses Haaland

Sementara itu, dia juga menilai Matsunaga membawa perubahan besar di tubuh PSMS Medan. “Ketika melawan PSIS, Matsunaga cukup impresif, mencetak dua gol, cukup bagus. Selama membela PSMS ada big influence (pengaruh besar) terhadap tim ini,” ungkapnya.

Menurut pria yang cukup lama memperkuat tim Persebaya Surabaya itu, mendapatkan satu poin saja dari PSMS jadi hasil yang cukup baik. “Menurut saya, tugas yang tidak mudah menghadapi PSMS. Perbedaan klasemen bukan jaminan dapat poin dengan mudah. Kita tahu PSMS di papan bawah, tapi bagi kami perlu perjuangan keras. Satu poin saja sudah bagus, syukur-syukur tiga,” ucapnya.

Baca juga:  Untung Ada Rachmad!

Ahmad Birrul Walidain, pemain Persela yang mendampingi Aji mengatakan, perlu kerja keras untuk menghadapi PSMS Medan. “Kami siap menghadapi PSMS Medan, kami akan kerja keras,” ucapnya.

Sementara itu di klasemen sementara Liga 1 musim 2018, Persela menduduki posisi delapan (8) dengan mengoleksi 31 poin, terpaut 10 tingkat di atas PSMS yang menjadi juru kunci Liga 1 di posisi 18 dengan 20 poin. Dari empat pertemuan kedua tim sebelumnya di kandang PSMS, Persela mampu mengalahkan PSMS 0-1, Senin, 11 Agustus 2008 lalu sementara tiga pertandingan lainnya berakhir dengan kemenangan bagi PSMS Medan.(Syukri Amal)

Loading...

Komentar Facebook