Munas Media Online Indonesia Akan Hadirkan Pakar Hukum Media Massa

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

PUBLIKA.CO.ID- Musyawarah Nasional (Munas) Media Online Indonesia pertama pada 27 September mendatang di Gedung Dewan Pers akan mendatangkan wartawan senior sekaligus pakar hukum media massa tersohor Wina Armada.

Loading...

Hal itu disampaikan salah satu anggota Dewan Pendiri Media Online Indonesia Sinano Esha melalui siaran pers, Sabtu (22/9).

“Wina Armada akan memberikan pembekalan seputar masalah hukum pers yang saat ini marak menimpa beberapa insan pers. Kerennya soal kriminalisasi pers, bukankah ini jadi trending topik,” jelas Sinano, yang juga bersahabat dengan Wina Armada.

Sinano berharap pembekalan tersebut dapat memberikan pencerahan soal aspek hukum dan media massa (pers), demi mengantisipasi terjadinya kriminalisasi pers di kemudian hari, terutama bagi anggota Media Online Indonesia nanti.

“Itu harapannya kenapa kita mengundang Pak Wina,” ungkap mantan Redaktur Koran Bisnis Indonesia ini.

Selain itu, Wina juga tercatat sebagai pengurus di PWI Pusat, pernah mengawaki beberapa media nasional, di antaranya Koran Prioritas, Majalah Forum Keadilan, Majalah Topik milik tokoh pers Indonesia BM Diah.

“Sedang di era reformasi, beliau turut membidani Koran Merdeka. Kami berharap anggota Media Online Indobesia dapat belajar dari Wina, sehingga dapat menghindari sandungan hukum Delik Pers,” jelas Sinano.

Sementara itu, Ketua Dewan Pendiri Rudi Sembiring Meliala antusias menyambut kehadiran Wina Armada dalam  pembekalan aspek hukum dan media massa tersebut.

“Itu adalah salah satu misi organisasi ini untuk memberikan pelatihan dan advokasi kepada seluruh anggota,” ujar Rudi, seraya menyebutkan Munas akan dihadiri 30 Dewan Pimpinan Wilayah.

“Di Munas itu juga kita langsung mendaftar ke Dewan Pers,” tambahnya.

Rudi yang juga mantan anggota DPRD Batam itu mengutip keterangan Henry CH Bangun yang menyebutkan syarat pendaftaran ke Dewan Pers minimal ada 15 cabang.

“Nah, dengan 30 daerah, kan sudah terperpenuhi,” tandas.

Editor: Asmojoyo

Loading...

Komentar Facebook