Gubernur Sumut: Kalau Tak Ada Ulama, Bubar Bangsa Ini!

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

PUBLIKA.CO.ID- Peran ulama sangat penting dalam kehidupan berbangsa. Ulama juga merupakan tempat mengadu, khususnya bagi pemimpin atau umaro.

Loading...

Hal itu disampaikan Gubernur Sumut (Gubsu) Edy Rahmayadi saat mengadiri Muzakarah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Edisi Muharram 1440 Hijriah tingkat provinsi, Minggu (23/9) di Aula MUI Sumut, Medan.

Gubsu bahkan dengan tegas mengatakan bahwa jika tidak ada ulama, maka bangsa ini akan bubar.

“Ulama itu pimpinan, setelah Rasulullah tak ada. Jadi kalau sudah tak ada ulama, bubar bangsa ini,” ujar Gubernur dalam sambutannya.

Oleh karena itu, lanjut Gubsu, para ualma tidak akan dibiarkan mengantri untuk masuk ke kantor Gubernur, seakan terkesan diperlakukan tidak layak.

Baca juga:  Tjahjo Kumolo Sedih Putranya Positif Corona

“Saya pernah berjanji, tetapi bukan sekedar janji. Saya tak mau ulama datang ke Kantor Gubernur, tetapi panggil saya, undang saya, saya akan hadir,” kata Gubsu seraya mengatakan bahwa seharusnya pemimpin yang mendatangi ulama.

Seperti di Jawa, terang Gubsu, pemimpin pemerintahan datang ke ulama, dengan santun dan sangat menghormati. Sebab menurutnya, untuk menyandang gelar tersebut, tidak mudah, bahkan sangat berat. Sebab di dalamnya ada ketegasan, antara hitam dan putih, benar dan salah.

Baca juga:  Begini Langkah Dapatkan Token Gratis Untuk Pelanggan Listrik 450 VA dan 900 VA

“Begitu juga MUI ini sangat penting. Jadi ada tempat kita mengadu. Kalau tidak ada, ini yang buat rusak sekarang ini. Karena itu, kalau sudah berani mengambil titel ulama, itu berat sekali. Sehingga bagaimana ulama dan umaro itu bisa bersama,” ujar Gubsu.

Selain itu, Gubsu juga meminta dengan hormat kepada para ulama untuk hadir dalam kegiatan MTQ Nasional yyang akan digelar di Medan dan Deliserdang.

“Saya minta ayah dan emak saya para ulama, hadir di sana. Kita besarkan MTQ Nasional, ini untuk kita semua, untuk akidah kita. Lantunan ayat suci Alquran akan dikumandangkan di sana,” pintanya.

Baca juga:  Disnaker Asahan Sediakan Sanitizer dan Ukur Suhu Tubuh

Usai menyampaikan sambutan, Gubernur dan Wakil Gubernur pun dipakaikan sorban oleh Ketua MUI Sumut dan Dewan Pertimbangan MUI Sumut. Sekaligus juga diikuti penyerahan plakat penghargaan serta almanak (kalender) hijriyah.

Dalam acara tersebut, turut hadir diantaranya Wakil Gubernur Sumut H Musa Rajekshah, Ketua MUI Sumut Abdullah Syah dan Dewan Pertimbangan MUI Sumut Maslin Batubara, Anggota DPD RI Darmayanti Lubis, utusan MUI kabupaten/kota dan ratusan ulama.

Editor: Asmojoyo

Loading...

Komentar Facebook