Relawan PADI Sumut Fokus Konsolidasikan Ulama, Emak-emak, Dan Generasi Millenial

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

PUBLIKA.CO.ID- Relawan Calon Presiden-Wakil Presiden Prabowo-Sandiaga Uno (PADI) Sumatera Utara mengajak akan fokus pada isu kriminalisasi ulama, anjloknya nilai rupiah terhadap dollar Amerika Serikat, dan sulitnya mencari lapangan kerja.

Loading...

Hal itu diungkapkan Ketua Relawan Badan Pemenangan PADI Sumut Sugiat Santoso, Senin (23/9) di Medan.

“Relawan Prabowo – Sandi (PADI) di Sumut akan mengajak masyarakat untuk membela para ulama yang dikriminalisasi dan dipersekusi. Ini adalah isu penting sebagai komitmen kami menjaga dan melindungi para agama,” ungkapnya.

“Bagaimana mungkin penduduk Indonesia bermoral jika banyak ulama dipersekusi dan dikriminalisasi. Jadi wajar jika negara ini kian hari kian terpuruk, sebab mereka mereka yang tidak bermoral itu terus menanamkan kebencian pada ulama,” tambahnya.

Baca juga:  Evi Novida Ginting Manik Diberhentikan dari Jabatan Komisioner KPU

Sugiat juga menjelaskan, meski K.H. Ma’aruf Amin merupakan Calon Wakil Presidennya Jokowi, Relawan PADI tetap akan sayang dan menghormatinya sebagai ulama.

” Bapak Prabowo dan Bang Sandi itu sayang dan hormat dengan beliau, dan tidak ada sedikitpun tersirat dipikiran mereka bahwa K.H. Ma’aruf itu sebagai pesaing mereka. Tauladan seperti itu harus kita ikuti, sebagai bentuk kecintaan kita pada ulama,” jelasnya.

Untuk isu “emak-emak”,  lanjut Sugiat, Relawan PADI akan fokus pada betapa besar dampak anjloknya rupiah terhadap kebutuhan rumah tangga.

“Emak emak adalah kelompok yang secara langsung merasakan kemelaratan perekonomian kita. Sehari hari mereka belanja, dan pasti mereka tahu bahwa kenaikan harga bahan pokok yang terus meningkat adalah bentuk darinkegagalan pemerintah dalam mengelola sumber bahan bahan pangan,” ujarnya.

Baca juga:  Ini Daftar 270 Daerah yang Menggelar Pilkada Tahun 2020

Dijelaskannya juga, Indonesia saat ini mengalami permasalahan yang sangat pelik di bidang ekonomi. Hal tersebut secara langsung mengakibatkan menurunnya daya beli masyarakat secara drastis.

“Uutang kita menumpuk, pembangunan infrastruktur yang jor-joran namun faktanya tak mampu meningkatkan perekonomian rakyat, sementara uang negara habis banyak digelontorkan untuk itu. Yang lebih menyedihkan, pembangunan itu hanya dibuat sebagai alat pencitraan,” jelas Sugiat.

Baca juga:  PP HIMMAH minta Presiden Joko Widodo Copot Kepala BPIP

Sementara untuk anak-anak muda atau generasi millenial, kata Sugiat, Relawan PADI akan fokus mempromosikan sosok Sandiaga Uno.

“Sandiaga Uno itu muda, cerdas, ganteng dan berprestasi. Tentu sosok beliau akan mampu menarik dukungan generasi muda,” tandasnya.

Terakhir, Sugiat menekankan betapa pentingnya sosok Prabowo-Sandi dalam menghadapi persoalan negara saat ini.

“Jika masyarakat itu mau Indonesia dipimpin orang kuat yang akan membawa semangat Pribumi di bumi Indonesia, mengusir para mafia impor dan penjajah kekayaan alam, serta yang mampu melunasi utang Indonesia, pastilah mereka akan memilih Prabowo – Sandi,” tandasnya.

Editor: Asmojoyo

Loading...

Komentar Facebook