Festival Turnamen SSB Sejati Pratama U-11 Kembali Digelar, Ini Persyaratannya

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

PUBLIKA.CO.ID– Festival Turnamen Sekolah Sepak Bola (SSB) Sejati Pratama U-11 (di bawah usia 11 tahun) tahun 2018 kembali digelar Mulai 20 hingga 21 Oktober 2018 mendatang.

Loading...

Festival tahunan keempat kalinya yang digelar di lapangan sepakbola Sejati Pratama Medan Jalan Karya Jaya, Medan Johor tersebut mulai membuka pendaftaran sejak Senin (24/9). Ketua Panitia Pelaksana Turnamen, Sunyoto Tosari mengatakan, tim U-11 atau yang kelahiran 2007 tersebut diharapkan bisa ikut berpartisipasi.

“Turnamen ini merupakan yang keempat kali digelar sekaligus sebagai perayaan ulang tahun SSB Sejati Pratama ke 25 tahun (berdiri sejak September 1993). Panitia sudah mulai membuka pendaftaran sejak Senin (24/9) hingga 15 Oktober (Senin) mendatang yang juga merupakan hari pelaksanaan technical meeting,” ujar Sunyoto, Selasa (25/9).

Panitia membuka pendaftaran di Sekretariat SSB Sejati Pratama setiap hari dengan biaya pendaftaran sebesar Rp300 ribu. Selain tunai, untuk memudahkan, para tim calon peserta bisa mentransfer biaya pendaftaran melalui nomor rekening yang ditunjuk, yakni, Bank Mandiri No rekening 106-0006-7-7729-9 atas nama Linda Andriani.

 “Jika sudah ditransfer, foto struk bukti transfer bisa dikirimkan ke nomor WhatsApp 0852-6205-9881 juga atas nama Linda Andriani dengan menyertakan nama SSB-nya. Turnamen ini diperuntukkan bagi SSB yang ada di Kota Medan dan sekitarnya termasuk dari daerah di provinsi lain,” ucap pria yang juga Kepala Pelatih SSB Sejati Pratama itu.

Sunyoto mengatakan, syarat pendaftaran seperti biasa menyertakan dokumen asli seperti kartu keluarga (KK), akte kelahiran, rapor, dan pas foto. “Target peserta antara 32 hingga 40 tim,” ucapnya didampingi Bendahara Panitia, Linda Andriani.

Event tersebut menurut Sunyoto juga menjadi ajang pemanasan untuk perhelatan Danone Cup. Untuk itu format pertandingan  juga mengacu pada Danone Cup. Hadiah akan diberikan kepada juara satu, dua dan tiga serta pencetak gol terbanyak atau top skorer bernilai jutaan rupiah, namun tidak dalam bentuk uang.

“Hadiah tidak berbentuk uang, tapi perlengkapan sepakbola, karena menurut regulasi dalam PSSI, anak usia dini hadiah jangan berupa uang. Sekaligus memberi asupan kepada anak agar tidak materialistis lantaran masih dalam tahap pembinaan, teknik, mental, dan psikologinya. Jangan sampai mengganggu pertumbuhan,” pungkasnya.(Syukri Amal)

Loading...

Komentar Facebook