8 Orang Jadi Korban Represi, Mahasiswa USU Minta Kapolrestabes Medan Dicopot 

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

PUBLIKA.CO.ID- Ratusan Mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) kembali melakukan aksi demonstrasi di depan kampusnya, Pintu 1 Kampus Universitas Sumatera Utara, Jl. Dr. Mansyur Medan, Kamis (27/9/2018).

Loading...

Dalam orasinya, mahasiswa menuntut pertanggungjawaban atas tindakan represif yang dilakukan oleh oknum polisi terhadap rekan mereka saat demonstrasi di depan kantor DPRD Sumatera Utara pada (20/9) lalu.

“Kami meminta Kapolrestabes Medan bertanggung jawab atas tindakan represif yang dilakukan oknum polisi kepada rekan-rekan kami saat aksi di depan kantor DPRD Sumatera Utara,” kata Koordinator Aksi Solidaritas M.Iqbal Harefa.

Baca juga:  Bobby Nasution Direkomendasikan Ke DPP Gerindra

Dia menjelaskan saat ini ada 8 orang mahasiswa yang menjadi korban akibat kekerasan yang dilaku aparat kepolisian. Delapan orang mahasiswa yang menjadi korban tersebut yakni Wira Putra (Presiden Mahasiswa USU), Surya Darma (Fakultas Pertanian USU), Fitra Lutfi Azmi (Fakultas Teknik USU).

Selanjutnya Fadhillah Zikroyati (Pengurus Pema USU), Nurul Fajar Syahbani (Pengurus Pema USU), Riza Syahputra (Fakultas FEB USU), dan Ari Cakra (Fakultas Teknik USU).

Baca juga:  Yasir Ridho Ketua Golkar Sumut, Golkar Madina Serukan Kolaborasi Kader

“Atas peristiwa yang tidak manusiawi itu, kami mahasiswa kecewa dengan Kapolrestabes Medan, kami meminta agar Kapolrestabes Medan dicopot sekarang juga,” ungkapnya.

Saat ini, sambungnya, perwakilan mahasiswa bersama kuasa hukum sedang berada di Polda Sumatera Utara untuk melaporkan oknum polisi yang telah melakukan kekerasan tersebut.

“Beberapa perwakilan kami didampingi kuasa hukum sedang di polda sumatera utara membuat laporan, kami meminta Kapolda Sumut bisa memproses lapoelran tersebut. Jika laporan kami juga tidak ditindaklanjuti maka kami juga meminta agar Kapolda Sumut juga dicopot,” tandasnya.

Baca juga:  KPU Labuhanbatu Rekrut Calon PPS

Reporter: Muklis
Editor: Asmojoyo

Loading...

Komentar Facebook