Surat Terbuka Untuk Presiden Joko Widodo

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

PUBLIKA.CO.ID- Kedatangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam ajang nasional MTQ ke-27 di Medan dikabarkan akan disambut oleh aksi (demonstrasi) dari berbagai kelompok. Salah satunya dari Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (Badko HMI Sumut).

Loading...

Badko HMI Sumut mengadendakan aksi tersebut di lokasi yang tak jauh dari lokasi pembukaan MTQ Nasional tersebut, Sabtu (5/10/2018).

Ketua Umum Badko HMI Sumut  pada Jumat (5/10) juga mengeluarkan surat terbuka yang ditujukan langsung kepada Presiden Jokowi.

Berikut ini merupakan surat terbuka yang diterima langsung oleh redaksi dari Ketua Badko HMI Sumut, M. Alwi Hasbi Silalahi.

Assalamualaikum Wr. Wb.
Kepada yth, bapak Presiden Joko Widodo.

Semoga bapak dalam keadaan sehat dan dalam limpahan keberkahan Allah SWT dalam menjalankan aktivitas sehari hari.

Menanggapi sekelumit persoalan yang terjadi di dalam negeri, saya meminta bapak selaku Pimpinan Negara untuk dapat meminimalisir segala persoalan yang ada.

Mulai dari pelemahan mata uang rupiah yang beberapa hari belakangan menjadikan terciptanya aksi unjukrasa kawan kawan Mahasiswa di berbagai daerah di Indonesia.

Saya menyadari bahwa keadaan pelemahan rupiah juga merupakan gejolak ekonomi global, namun tentu hal itu kiranya dapat diatasi oleh pemerintah Indonesia. Terlebih dengan keberadaan Menteri Keuangan kita yang hari ini merupakan ahli ekonomi yang bahkan sudah diakui dunia. Saya meyakini, dengan keberadaan ibuk Sri Mulyani sebagai orang yang bekerja di Bank Dunia, gejolak ekonomi global kiranya tidak dalam kategori yang mengejutkan apabila terjadi.

Selanjutnya mengenai berbagai bentuk kekerasan yang terjadi terhadap rekan-rekan mahasiswa yang sedang berunjukrasa khususnya dilakukan oleh pihak kepolisian , berkaca terhadap Undang-Undang Dasar pasal 28E tentang hak menyampaikan pendapat di depan umum, dan Perkapolri nomor 9 Tahun 2008 tentulah hal ini sangat tidak dapat dibenarkan. Oleh karena itu, kiranya bapak dapat meninjau aktivitas perlindungan hak hak menyampaikan pendapat di muka umum ini.

Di akhir, saya turut prihatin dengan kondisi negara kita yang seakan diambang perpecahan. Berbagai kegaduhan terjadi baik di sosial media hingga kehidupan nyata. Hoaks, Persekusi hingga kriminalisasi semakin hari semakin tumbuh subur di negara kita. Saya menyadari betul, hal ini merupakan efek domino dari berbagai kontestasi politik yang sudah berlalu hingga kontestasi politik di 2019 yang akan datang. Dengan kesadaran saya bahwa pimpinan negara memiliki tugas sebagai penggerak proses kesatuan dan persatuan, bapak selaku Presiden Republik Indonesia kiranya dapat menghentikan berbagai hal yang menjadi cikal bakal perpecahan di masyarakat ini.

Hal ini tentunya saya sampaikan, agar proses perjalanan Nawa cita hingga revolusi mental yang bapak Program kan setelah terpilih pada pilpres 2014 dapat berjalan sesuai apa yang sama sama kita harapkan.

Dibalik itu semua, hal ini saya tuliskan dalam rangka menjalankan tugas saya sebagai pimpinan organisasi mahasiswa yang senantiasa menjadi kontrol terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara. Dengan penuh kesadaran, dan tanpa kepentingan politik apapun.

Mungkin ini yang dapat saya sampaikan. Trimakasih atas perhatiannya, bahagia HMI.

Assalamualaikum Wr Wb.

M. Alwi Hasbi Silalahi
Formature/Ketua Umum Badko HMI Sumut.”

Editor: Asmojoyo

Loading...

Komentar Facebook