Usai Laga Kontra Barito Putera, Peter Butler Sempat Dipukuli Ofisial dan Pemain Lawan

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

PUBLIKA.CO.ID- Pelatih PSMS Medan, Peter Butler sempat dipukul salah seorang ofisial Barito Putera usai laga yang berakhir imbang 3-3 di Stadion 17 Mei, Minggu (7/10) malam.

Loading...
Saat sesi jumpa pers usai pertandingan, dia mengutuk keras aksi kekerasan yang menimpanya. “Saya heran kenapa offisial bisa masuk lapangan dan pukul saya. Semua badan saya sakit, tapi saya kuat bisa menahan. Bagaimana asisten pelatih dan dua pemain (Barito) memukul saya,” ujarnya menjawab pertanyaan wartawan soal insiden pemukulannya.

Padahal kata dia, dia hanya bermaksud menghampiri wasit Hendri Rohaendii  untuk mengucapkan selamat lantaran memimpin pertandingan dengan baik kendati mendapat tekanan dari suporter tuan rumah.

“Saya heran kenapa ofisial Barito bisa masuk ke lapangan memukul saya. Saya hormati kepada tuan rumah yang menjaga keselamatan suporter. Tapi harus juga menjaga keselamatan pemain dan ofisial (tim tamu). Ini adalah hal yang memalukan,” ucapnya.

Menurutnya, wasit memimpin pertandingan dengan baik dan harus diberi ucapan selamat. “Aksi provokasi suporter terhadap wasit tidak mempengaruhi wasit untuk tidak menjalankan tugasnya dengan baik. Saya hormati apa yang dilakukannya,” ucap Butler.

Di sisi lain, Peter Butler mengaku senang dengan kerja keras anak asuhnya. Meski sempat tertinggal, pemainnya tak putus asa untuk menciptakan gol. Selain itu, strategi yang ia terapkan berjalan dengan baik dalam laga itu.

“Saya senamg sekali melihat pemain, mereka kalah 1-2 tapi mampu tunjukkan yang terbaik. Kita bermain defensif, tapi ofensif kita juga lebih baik. Babak pertama kita bagus ofensif, tapi defensif kita lemah. Lalu saya masukkan Felipe di babak kedua, dia mampu merepotkan pertahanan dan ciptakan gol dan membuat peluang tercipta gol Rahmad dengan finishing yang baik,” ungkapnya.

Rahmad Hidayat mengaku, keberhasilan timnya menahan imbang tuan rumah lantaran keyakinan tim kendati sempat tertinggal. “Seperti Coach bilang dari awal kita harus yakin. Percaya pada taktikal pelatih dan percaya dengan teman kita bisa ambil poin di sini. Alhadulillah kita berhasil pulang bawa poin,” ungkapnya.(Syukri Amal)

Loading...

Komentar Facebook