Wagub Sumut Sambut Pahlawan Olahraga Asian Para Games 2018 Asal Sumut  

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

PUBLIKA.CO.ID– 16 atlet yang berkompetisi di ajang Asian Para Games 2018 asal Sumatera Utara (Sumut) disambut Wakil Gubernur Sumut, Musa Rajekshah saat tiba di Bandara Internasional Kualanamu, Kabupaten Deliserdang, Minggu (14/10) sore.

Loading...

Kembali dengan menggunakan maskapai penerbangan Lion Air dari Jakarta, ke 16 atlet yang diketuai Alan Sastra Ginting terlihat bahagia mendapat sambutan meriah dan mendapat pengalungan bunga oleh Musa Rajekshah didampingi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Sumut, Baharuddin Siagian, Bupati Deliserdang, Ashari Tambunan.

Musa Rajekshah mengaku bangga terhadap para atlet Sumut yang telah berjuang dengan meraih prestasi terbaik bagi bangsa dan negara di event nasional.

“Saya bangga atas perjuangan bapak dan ibu dan saudara saudari yang membawa nama harum Sumut sehingga dapat medali di Asian Para Games. Bagi yang tidak dapat medali jangan berkecil hati. Kita semua saudara dan kami sangat menghargai perjuangan dan jerih payah kalian. Kami bangga punya kalian,” ujar Wagubsu.

Pemprov Sumut juga telah mempersiapkan jamuan makan malam sekaligus pemberian bonus kepada atlet berprestasi sebagai bentuk apresiasi dan ucapan terima kasih atas prestasi yang telah diraih.

“Kita hari Kamis akan diundang oleh pak gubernur dan Insya Allah kalian akan dapatkan bonus dari pemerintah melalui gubernur. Nilai bonus nanti saja waktu pemberian. Sekali lagi kami ucapkan terima kasih dan bangga pada kalian. Semoga event mendatang para atlet Para Games bisa lebih berprestasi dan lebih menghasilkan prestasi terbaik ke depan,” ucap pria yang akrab disapa Ijeck.

Ashari Tambunan juga sangat berbangga terhadap prestasi yang telah diukir para atlet Sumut, khususnya Deliserdang. Apalagi atlet asal Deliserdang telah sumbang 5 emas dan 2 perunggu di Asian Para Games.

“Kami ikuti terus perkembangan setiap hari torehan medali kalian. Kami bangga ada warga Deliserdang telah harumkan nama Indonesia khususnya Sumut telah meraih emas. Luar biasa untuk kalian,” pesan Bupati.

“Karena kalian semua telah meningkatkan martabat negara dan Sumut, pastilah pemerintah daerah akan berusaha berikan apresiasi. Kami juga akan mengikuti rangkaian apresiasi pwmprovsu seperti berikan bonus bagi kalian. Harapan kami ke depan kita semua dan atlet bisa lebih memajukan nama Sumut dan secara khusus Deliserdang,” harap Anshari Tambunan.

Sementara ketua NPC Sumut Alan Sastra Ginting, mengapresiasi penampilan para atlet yang telah menunjukkan prestasi terbaik di level Asia. Hal ini menunjukkan bahwa selama ini pembinaan dan program pelatihan telah berjalan efektif.

“Saya bangga sekaligus mengapresiasi prestasi yang telah mereka raih. Ini menunjukkan bahwa atlet Sumut masih bisa diperhitungkan di level Asia. Sebagian dari mereka ini juga masih muda dan menjadi generasi bagi kami untuk ke depan,” ucap Alan yang juga turut menyumbangkan medali perunggu.

Alan berharap dengan prestasi meningkat di banding Asian Para Games 2014 di Incheon, pemerintah daerah lebih perhatian kepada NPC Sumut.

“Alhamdulillah dengan prestasi meningkat ini, kami mengharapkan dukungan pemerintah terhadap NPC. Apalagi tahun 2020 kami disibukkan dengan Peparnas dan seleksi menuju Paralimpiade di Tokyo. Semoga kita bisa berprestasi lebih baik ke depan,” harap Alan.

Seperti diketahui bahwa atlet difabel asal Sumatera Utara turut menyumbangkan 6 medali emas, 2 perak, 10 perunggu bagi kontingen Indonesia di Ajang Asian Para Games 2018 Jakarta yang resmi ditutup oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf Kalla, 13 Oktober.

Enam medali emas melalui Nasip Farta Simanja (2 emas), Roslinda Manurung, Wilma Sinaga, Aisyah Putri (catur), Putri Aulia (atletik).

Medali perak melalui Eko Saputra (atletik) dan Nurtani Purba (angkat berat). Serta sepuluh perunggu melalui Eko Saputra, Alan Sastra, Endang Sari Sitorus, Putri Aulia (atletik), Roslinda Manurung, Nasip Farta Simanja, Wilma Sinaga, Putri Aisyah (catur), dan Herman Halawa melalui paracycling dengan dua perunggu.(Syukri Amal)

Loading...

Komentar Facebook