Sumut Kejar Target Juara Umum di Popwil I Sumatera

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

PUBLIKA.CO.ID- Sumatera Utara (Sumut) bertekad memboyong juara umum pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Wilayah (Popwil) I Sumatera di Provinis Nangroe Aceh Darussalam (NAD), pasa 22 hingga 27 Oktober mendatang.

Loading...

“Kalau target kita di Popwil Sumatera 2018 optimis juara umum. Kita mengharapkan prestasi yang terbaik. Seperti atlet kita yang merupakan binaan PPLP Sumut telah instruksikan  selalu harus punya keyakinan kita bisa juara. Sesuai dengan moto Sumut bermartabat,” ujar Kabid Pembudayaan Olahraga Disporasu, Rusli  di ruang kerja jalan Willem Iskandar Medan, Senin (15/10).

Dia mengatakan apalagi sesuai dengan keinginan Kadispora Sumut tahun ini olahraga harus mencapai prestasi terbaik di even nasional maupun regional. Incaran medali pada cabor pencaksilat dari 17 kelas diikuti dengan target minimal 10 keping emas.

“Sesuai petunjuk Kadispora Sumut bahwa tahun ini Sumut harus berprestasi. Kalau Indonesia di Asian Games dan Asian Para Games bisa torehkan prestasi terbaik, kita juga harus bisa. Kalau bisa raih juara umum, ya juara umum kita targetkan tahun ini,” sebut Rusli.

Terkait cabang olahraga unggulan, Rusli optimis semua cabor bisa menyumbangkan medali emas. Termasuk cabor pencak silat yang menjadi satu-satunya cabang yang pertandingan nomor perorangan, juga ditargetkan minimal 10 medali emas dari 23 medali emas yang diperebutkan.

“Kita prioritaskan pencak silat bisa banyak meraih emas. Kita juga terus beri motivasi kepada  atlet dan tanamkan kepada pelatih untuk tangani atletnya dengan serius. Tahun ini saingan terberat di Silat akan datang dari Aceh dan Sumatera Barat,” papar Rusli.

Dia menuturkan, sebelumnya seluruh atlet menjalani Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) penuh mulai 21 September hingga 21 Oktober. Dijadwalkan seluruh kontingen akan berangkat menuju provinsi Aceh pada 21 Oktober. Rencana mereka akan dilepas dan dikukuhkan  gubernur Sumut Edy Rahmayadi  pada 18 Oktober di aula Martabe, kantor Pemprovsu.

Sementara itu, Kepala Seksi Pendidikan dan Sentra olahraga Dispora Sumiy Johan Erik Purba, menambahkan, pada Popwil tahun ini hanya cabang pencak silat yang mempertandingkan nomor perorangan. Sedangkan tujuh cabor lainnya pertandingkan nomor beregu.

Erik menegaskan, untuk mewujudkan target juara umum, maka Sumut harus tampil maksimal di cabor pencak silat.

“Jadi kalau kita mau juara umum harus kuatnya di cabor perorangan. Pencak silat itu ada 23 kelas, tetapi nomor tarung itu ada 17 kelas. Sisanya seni Tunggal, Ganda, Regu (TGR). Untuk Sumut itu kita ikut sertakan 24 atlet putra dan putri. Kita berupaya untuk mengisi semua kelas tarung yang dipertandingkan. Mininal meraih 10 medali emas maka sumut berpeluang besar untuk tampil sebagai juara umum,” ucapnya.

Dia menjelaskan cabor bulutangkis, tenis meja, tenis lapangan, tahun ini hanya mempertandingkan nomor beregu. Jadi, target masing-masing 2 emas. Karena tahun ini tidak dipertandingkan perorangan. Begitu juga khusus sepak takraw kita hanya kirimkan beregu putra. Kita tidak kirimkan beregu putri.

“Pada Popwil I Sumatera 2018, Sumut berkekuatan 120 atlet dan 50 pelatih/official, dengan mengikuti 8 (delapan) cabang olahraga yang dipertandingkan. Diantaranya sepakbola, bola voli, bola basket, sepak takraw, pencak silat, bulu tangkis, tenis lapangan, tenis meja” tuturnya.

Lebih lanjut dia menambahkan, Popwil Sumatera 2018 diikuti oleh 7 (tujuh) provinsi diantaranya Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Bangka Belitung, Jambi. Total medali yang diperebutkan 158 emas, 158 emas, 187 perunggu.

“Untuk diketahui pada Popwil I Sumatera 2016 di Riau, Sumut hanya menduduki peringkat ketiga dengan torehan 4 emas. Sedangkan pada Popwil 2014 di Jambi, kontingen Sumut mampu tampil sebagai juara umum dengan 10 emas” pungkasnya.(Syukri Amal)

Loading...

Komentar Facebook