Tim PKM Unimed Beri Pelatihan Manajemen Kepada UKMK

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

PUBLIKA.CO.ID- Salah satu dari tri dharma perguruan tinggi yang dilakukan oleh Universitas Negeri Medan adalah melaksanakan pengabdian kepada masyarakat. Untuk itu, Tim PKM Unimed memberikan pelatihan manajemen usaha dan penyusunan laporan keuangan kepada masyarakat pengrajin bambu (UKMK) Kelurahan Sei Mencirim, Deliserdang.

Loading...

Kegiatan ini dilakukan di rumah Kepala Lingkungan Kelurahan Sei Mencirim dan diketuai oleh Charles Fransiscus Ambarita, M.Si. (Dosen FE Universitas Negeri Medan), serta anggota Dita Eka Pertiwi Sirait, M.Si. (Dosen FE Universitas Negeri Medan) dan Heri Soeprayogi, M.Si. (Dosen FBS Universitas Negeri Medan) sekaligus sebagai pembicara.

Charles mengatakan bahwa kegiatan ini memberikan pelatihan, penyuluhan, dan pendidikan kepada masyarakat Sei Mencirim tentang pentingnya manajamen usaha dan penyusunan laporan keuangan agar UKMK yang digeluti bisa lebih berkembang secara profesional.

“Dalam pengelolaan UKM perlu manajemen usaha yang baik seperti pembagian tugas tenaga kerja, teknik pemasaran yang digunakan, efisiensi biaya produksi dan design produk agar nantinya UKMK dapat berkemnang secara profesional dan penjualan dapat meningkat,” katanya kepada Publika, Senin (15/10/2018).

Lebih lanjut dikatakan Charles,  penyusunan laporan keuangan juga menjadi hal vital dalam mengembangkan UKMK karena melalui penyusunan laporan keuangan UKMK dapat mengetahui posisi keuangan usahanya dan mengetahui laba atau rugi usaha setiap bulan atau setiap tahun.

“Saat ini banyak ditemukan masalah yang dihadapi UKMK pengrajin bambu di Kelurahan Sei Mencirim salah satunya adalah pengelolaan manajemen usaha yang belum profesional dan tidak adanya laporan keuangan yang disusun,” pungkasnya.

Sementara Bachtiar menyampaikan apresiasinya terhadap program PKM karena dinilai sangat baik dan dibutuhkan oleh masyarakat UKMK pengrajin bambu Kelurahan Sei Mencirim.

“Alhamdulillah saya sangat senang dengan pelatihan seperti ini, yang tadinya UKMK tidak profesional sekarang UKMK memperoleh pengetahuan dan pendidikan sehingga pengelolaan UKMK dapat dilakukan secara maksimal,” tuturnya.

Di akhir penyampaiannya, Bachtiar juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Direktorat Jenderal Riset dan Pengabdian Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi serta Universitas Negeri Medan atas pengabdian yang dilakukan.

Kegiatan ini dihadiri sebanyak 34 orang peserta dengan sesi kegiatan dibagi 2, yaitu sesi pelatihan manajemen usaha dan sesi penyusunan laporan keuangan dan berkahir pada pukul 16:00 WIB.

Penulis: Alvian Khomeini
Editor: Asmojoyo

Loading...

Komentar Facebook