Gagal Mencuri, Dedi Divonis Penjara 12 Bulan

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

PUBLIKA.CO.ID- Dedi Pratama (38) divonis penjara selama satu tahun oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan Rabu (17/10).

Loading...

Kendati gagal mencuri kompresor pendingin ruangan (AC) dan dua unit trafo listrik karena ketahuan masyarakat, warga Jalan Kapten Maulana Lubis Kelurahan Petisah Tengah Kecamatan Medan Petisah tersebut harus mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Menjatuhkan hukuman pidana penjara kepada terdakwa Dedi Pratama selama 1 tahun,” tandas majelis hakim yang diketuai oleh Akhmad Sayuti di Ruang Kartika Pengadilan Negeri (PN) Medan, Rabu (17/10) sore.

Majelis hakim berpendapat bahwa perbuatan yang dilakukan Dedi Pratama terbukti melanggar Pasal 363 ayat (1) ke 3 dan 5 jo Pasal 53 ayat (1) KUHPidana. Putusan yang dibacakan hakim terbilang cepat, tak lebih dari lima menit.

Menanggapi putusan tersebut, dengan raut muka ceria, Dedi Pratama menyatakan terima. “Terima pak hakim,” ucap terdakwa. Senada dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Mariati Siboro juga menerima putusan itu. Vonis itu lebih rendah dari tuntutan JPU selama 1 tahun 6 bulan penjara.

Dalam dakwaan JPU, kejadjan bermula saat terdakwa pulang kerja sebagai juru parkir (jukir) di depan Bandrek Sorbat Jalan Gatot Subroto Nomor 10, Kelurahan Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah. Dia melintas di depan rumah kosong milik PT Warna Warni Media.

Ketika melintas, terdakwa melihat dari arah luar bahwa plafon rumah tersebut bolong dan terbuka sehingga timbul niat untuk masuk melalui plafon rumah tersebut.

“Selanjutnya, terdakwa langsung memecahkan salah satu kaca untuk penyanggah kaki dan merusak plafon agar dapat masuk serta memanjat ke lantai dua rumah tersebut melalui kandang AC,” kata JPU.

Saat terdakwa masuk sekitar 15 menit, Dedi melihat di dalam rumah kosong tersebut hanya ada spanduk dan lampu-lampu bekas. Karena tidak ada yang bisa diambil, maka terdakwa keluar dan menuju ke balkon lantai dua rumah kosong tersebut.

“Di situ, terdakwa melihat satu buah mesin AC yang sudah rusak dan berniat mengambil kabel-kabel mesin Kompresor AC serta dua unit trafo listrik kecil,” lanjut Mariati.

Namun, ketika terdakwa mau mengambil barang tersebut dan sudah memotong kabel-kabelnya, aksi Dedi ternyata diketahui oleh masyarakat sekitar. Melihat itu, terdakwa langsung turun dan diamankan oleh masyarakat sehingga dia dibawa ke Polsek Medan Baru.(Syukri Amal)

Loading...

Komentar Facebook