Cuma Karena Rp. 20 Ribu, Seorang Nenek Dipukul Anak Kandungnya Dengan Martil

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

PUBLIKA.CO.ID- Entah setan apa yang merasuk pikiran Zulham Adenan alias Ham (48), hingga tega memukul kepala seorang wanita tua renta, Rahmah (73) yang tak lain adalah ibu kandungnya sendiri. Parahnya, aksi brutal itu dilakukannya menggunakan martil di kediaman sang ibu Jalan Pendidikan I, Desa Sei Rotan, Kecamatan Percut Sei Tuan, Senin (29/10/2018) sore.

Loading...

Akibatnya, Rahmah mengalami luka di kepala bagian kening dan melaporkan peristiwa itu ke  Polsek Percut Sei Tuan dengan nomor laporan LP/2169/X/2018/SPKT PERCUT.

“Saat ini pelaku sudah kita amankan, berikut dengan barang bukti satu buah martil yang digunakan pelaku dalam melakukan aksinya,” kata Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Faidil Zikri SH. S.I.K,kepada wartawan, Selasa (30/10/2018) siang.

Faidil menjelaskan, peristiwa pemukulan itu terjadi sekira pukul 15.00 Wib. Saat itu korban sedang berada di kediamannya, tiba-tiba pelaku datang meminta sejumlah uang.

“Saat itu korban memberikan uang Rp 20 ribu kepada pelaku. Namun pelaku tidak terima dan marah-marah kepada korban,” ungkap Faidil.

Selain memukul korban, sambung Faidil, pelaku juga memukulkan martil ke salah satu pintu kaca rumah korban. Akibatnya kaca pecah berserakan di lantai.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya tersebut, pelaku dijerat dengan pasal 44 undang-undang nomor 35 tahun 2004 dengan ancaman 5 tahun penjara.

Reporter: Muklis
Editor: Asmojoyo

Loading...

Komentar Facebook