Dua Warga Tapsel Hilang Terseret Banjir Bandang

Warga, Personel TNI, dan BPBD Susuri Sungai Sialang

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

PUBLIKA.CO.ID – Dua orang bernama Sindi (11) dan Puput bayi dua bulan penduduk Gunung Baringin Mosa Palang,  Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan terseret banjir bandang akibat luapan sungai Aek Sialang.

Loading...

Camat Kecamatan Angkola Selatan Zamhir,  yang menghubungi dari Sipirok, Jumat, mengatakan banjir bandang yang membawa material potongan kayu itu diakibatkan hujan deras melanda wilayah itu sejak Kamis petang.

Kejadiannya, Kamis (29/11/2018) malam sekitar pukul 20.00 WIB. Mengakibatkan rumah yang ditempati Wasito (53) dan Isterinya Erni (50) bersama anaknya Sindi (11) dan menantunya Putri (20) dan Puput bayi Putri dua bulan hanyut terbawa derasnya arus air sungai.

“Sindi dan Puput masih dalam pencarian,  sedang Wasito istrinya Erni dan menantunya Putri sudah di bawa ke Rumah Sakit Umum Padangsidimpuan setelah dirujuk dari Puskesmas Simarpinggan,”jelasnya.

“Bupati Tapanuli Selatan Syahrul M Pasaribu bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah Tapanuli Selatan sudah turun memantau lokasi banjir bandang itu tadi tengah malam, dan baru kembali menjelang subuh,”ujarnya.

Hingga pukul 11.05 WIB hari ini kedua korban belum berhasil ditemukan.

“Pihak aparat TNI/Kepolisian, BPBD dibantu masyarakat masih terus bekerja keras menyisir aliran sungai Sialang,” kata Camat Kecamatan Angkola Selatan Zamhir,  yang menghubungi Antara di Sipirok, Jumat (30/11/2018).

Ia mengatakan, aliran hilir sungai yang disisir tersebut sudah sepanjang delapan kilometer dari lokasi tempat kejadian dimana banjir bandang menghantan rumah kediaman korban, Kamis malam akibat hujan deras.

Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Tapanuli Selatan juga melakukan pendataan dampak peristiwa tersebut.

“Saat ini sejumlah anggota sedang berada di lapangan membantu mencari korban hanyut,  kita harap dapat segera ditemukan,” kata Kepala Pelaksana BPBD Tapsel Ilham Suhardi melalui Kabid kedaruratan/logistik Maratua Rambe.(ant)

Loading...

Komentar Facebook