Jelang Pelantikan Presiden, Sumut Kondusif

MEDAN, PUBLIKA.CO.ID – Menjelang pelantikan presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin, kondisi Sumatera Utara khususnya kota Medan bersih dari aksi demontrasi elemen mahasiswa dan masyarakat, Minggu (20/10/2019).

Loading...

Hal ini berbanding terbalik pada dua pekan lalu, dimana tiga ribuan mahasiswa selama tiga hari berturut-turut melakukan aksi penolakan UU KPK dan RUU KUHP di depan gedung DPRD Sumut. Aksi berakhir ricuh, dimana polisi menembakkan gas air mata untuk membubarkan aksi ricuh dan brutal yang berakhir pada pelemparan gedung DPRD Sumut dan pengrusakan belasan mobil polisi. Sebanyak 55 demontran ditahan dan ditetapkan tersangka oleh penyidik Polda Sumut.

Baca juga:  AYO PSMS, INI MEDAN BUNG!

Saat dikonfirmasi mengenai situasi kamtibmas yang kondusif, Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto mengucapkan terimakasih pada element mahasiswa dan lapisan masyarakat yang telah memberikan kepercayaan pada Polri dan TNI.

“Saya sangat berterimakasih pada semuanya. Jokowi itu presiden Indonesia, bukan presiden kelompok tertentu. Mari kita pertahankan situasi aman, nyaman dan damai di tanah Sumatera Utara,” katanya.

Agus juga berjanji, akan mempertimbangkan penghentian kasus atau SP3 yang menjerat pendemo anarkis pada saat demo beberapa waktu lalu.

Baca juga:  KNPI Sumut Usul Sistem Pemilu Diubah

Ia juga berterimakasih pada pimpinan universitas yang telah bekerjasama dengan pihak keamanan dalam meyakinkan mahasiswanya untuk tidak turun kejalan dan lebih memperioritaskan langkah hukum seperti mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi.

“Indonesiakan negara hukum, jadi kalau ada persoalan silahkan ke jalur yang sudah diatur dalam konstitusi, ada MK, MA dan DPR RI. Terimakasih pak rektor yang telah percaya pada kami,” ucap Agus.

Jenderal bintang dua ini juga menghimbau pada seluruh personil Polri dibawah jajaran Polda Sumut agar tetap menjaga sinergitas dengan TNI dan terus mempertahankannya.

Baca juga:  Periode Kedua Jokowi, Ini Harapan KNPI Sumut

Sementara itu, Ketua Majelis Sinergi Kalam Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (Masika ICMI), Rizky Emiliya mengapresiasi kepiawaian Kapolda Sumut dalam membangun komunikasi pada semua pihak dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.

“Dengan kondusifnya Sumut, berarti pak Agus berhasil membangun komunikasi dan meyakinkan seluruh elemen aktifis baik mahasiswa maupun masyarakat. Karena sangat sayang kalau Sumut tidak aman, maka semua akan khawatir akan keselamatannya,” ujarnya.

Loading...

Komentar Facebook