Penunjukan Idham Jadi Calon Kapolri Hak Proregatif Presiden, Tidak Perlu Dipolemikkan

PUBLIKA.CO.ID – Penunjukan Komjen Idham Azis sebagai calon Kapolri pengganti Jenderal Tito Karnavian tidak perlu dipolemikkan. Presiden Joko Wododo sudah mengirimkan nama Idham sebagai calon Kapolri tunggal ke DPR.

Loading...

“Saya mendukung penuh penunjukan Idam Azis jadi Kapolri,” kata Ketua Umum Ikatan Pemuda Tionghoa Indonesia (IPTI) Ardy Susanto kepada wartawan, Minggu (27/10).

Baca juga:  Aktivis HMI: Tersangkakan Dosen USU, Bukti Polda Sumut Tidak Profesional

Menurut Ketua Umum Ikatan Pemuda Tionghoa Indonnesia (IPTI) Ardy, Kompolnas sudah tepat mengusulkan Idham sebagai Kapolri kepada Presiden. Dan Jokowi sudah menyetujui rekomendasi Kompolnas tersebut.

“Biarkan teman-teman di Komisi III DPR nanti bekerja melakukan uji kepatutan dan kelayakan,” katanya.

Lebih lanjut, Ardy menambahkan eks Kapolda Metro Jaya 2017 itu merupakan sosok yang memang layak memimpin Polri,Ardy yakin ketika Idham menjadi Kapolri dia bakal berkerja maksimal.

Baca juga:  Momentum Emas Politik Perempuan

“Jadi tidak perlu ada polemik karena penunjukan Kapolri ini hak proregatif Presiden. Jadi tak perlulah mempersoalkan itu karena pencalonan Idham Azis ini sudah sesuai peraturan,” tambah dia

Loading...

Komentar Facebook