Ajib Shah Bebas

JAKARTA, PUBLIKA.CO.ID – Mantan Ketua DPRD Sumut, Ajib Shah akhirnya bebas dari penjara pada Minggu (10/11/2019). Sebelumnya, Paman dari Wakil Gubernur Sumut, Musa Rajeckshah itu divonis bersalah dalam kasus interpelasi yang melibatkan mantan Gubernur Sumut, Gatot Pujo Nugroho dan telah selesai menjalani hukuman 4 tahun penjara di Rutan Salemba.

Loading...

Anggota  DPRD Sumut periode 2014-2019, Muchrid Nasution ikut mejemput Ajib Shah saat hendak keluar dari Rutan Salemba, Jakarta. Politikus Partai Golkar ini mengungkapkan kondisi mantan Ketua DPRD Sumut, Ajib Shah setelah menjalani hukuman 4 tahun penjara. Di mana, yang paling terlihat ada rambut putih Ajib Shah menjulang panjang.

Baca juga:  Ini Kado Ultah TNI ke-74 Dari Jokowi

“Bang Ajib Shah gondrong setelah bebas, itu selama di penjara 4 tahun tidak pernah dipotong, makanya gondrong,” tutur pria yang akrab disapa Coki itu ketika dihubungi, Senin (11/10/2019).

Coki mengaku saat ini dia masih berada di Jakarta, menemani Ajib Shah. Selanjutnya, kata dia, pada 12 November 2019, Ajib Shah akan menjalani operasi lutut di Penang, Malaysia.

“(Operasi lutut) mungkin karena kegemukan juga. 14 November baru kembali ke Medan,” bilangnya.

Baca juga:  Anggota JAD Ditangkap Saat Unjuk Rasa Mahasiswa Di Medan

Setelah kembali ke Medan, Coki belum bisa memastikan apakah Ajib Shah akan kembali aktif di politik khususnya di Partai Golkar. Sebab, hal tersebut tidak pernah dibahas. “Setelah kembali ke Medan, bang Ajib Shah mau ke Jakarta lagi,” bilangnya.

Untuk diketahui, majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta menjatuhkan vonis bersalah kepada mantan Ketua DPRD Sumatera Utara, Ajib Shah.

Mantan Ketua DPRD Sumut, Saleh Bangun, serta anggota DPRD Sumut, Sigit Pramono, dan Chaidir Ritonga ikut divonis dalam kasus tersebut.

Baca juga:  Kantor LBH Medan Dilempar Bom Molotov

“Menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan korupsi bersama-sama dan berlanjut,” kata Hakim Ketua Arifin saat membacakan amar putusan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kemayoran, Rabu (15/6/2016).

Ajib divonis empat tahun penjara dan denda Rp200 juta subsider tiga bulan kurungan. Saleh dijatuhi hukuman empat tahun penjara disertai denda Rp200 juta subsider tiga bulan kurungan dan membayar uang pengganti Rp712 juta. (*)

Loading...

Komentar Facebook