SP : Golkar Jadi Contoh Model Partai Adaptif Dan Terbuka

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

MEDAN, PUBLIKA.CO.ID  –  Pasca Munas XI Partai Golkar beberapa waktu yang lalu, persepsi publik terhadap partai Golkar semakin baik. Hal itu disebabkan oleh kepiawaian elite partai Golkar beserta seluruh stake holder dalam menjaga keutuhan Partai Golkar dengan cara memilih ketua umum dengan cara musyawarah mufakat tanpa ada keretakan dan kekisruhan.

Loading...

Hal tersebut disampaikan oleh Samsir Pohan, wakil ketua bidang Organisasi Partai Golkar Sumatera Utara  (20/12) di kantor Golkar Sumatera Utara.

“Saya bangga menjadi anak muda yang dipercaya partai Golkar menjadi wakil ketua bidang Organisasi, salah satu bidang vital di partai Golkar. Munas yang baru saja dihelat dan memiilih Pak Airlangga Hartarto secara musyawarah mufakat dan aklamasi tentu menjadi contoh model bagi partai di Indonesia. Rakyat bosan dengan kekisruhan intern partai”, terang Samsir Pohan.

Tagline partai Golkar yang baru “Golkar Indonesia, Indonesia Golkar” juga mempunyai makna yang dalam. Tagline itu menjawab kondisi Indonesia saat ini yang mulai dilanda isu pergesekan antarkelompok.

“Sebagai partai terbuka, modern dan adaptif, partai Golkar mengusung tagline “Golkar Indonesia, Indonesia Golkar” untuk menjawab kondisi kekinian Indonesia. Tagline itu mempunya arti bahwa partai Golkar adalah partai yang paling mengepankan kepentingan keutuhan NKRI ketimbang kelompok”  tambah Samsir Pohan.

“Saya menyarankan kepada anak muda atau milenial khususnya di Sumatera Utara, jika memiliki ide dan gagasan untuk kemajuan Indonesia, bergabunglah dan perjuangkan aspirasi, ide dan gagasan melalui partai Golkar. Saya sudah merasakan, partai Golkar memberi ruang yang cukup luas untuk anak muda atau milenial”, pungkasnya.

Loading...

Komentar Facebook