Atasi Kemacetan, Tahun 2020 BRT Hadir di Medan

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

MEDAN, PUBLIKA.CO.ID- Ir H Akhyar Nasution MSi tak henti-hentinya menghadirkan fasilitas yang baik untuk warga Kota Medan. Memasuki tahun 2020, salah satu programnya mengatasi kemacetan di inti kota Medan. Pemerintah Kota Medan dan Kementerian Perhubungan  (Kemenhub) menyiapkan lima koridor Bus Rapid Transit (BRT).

Loading...

BRT ini berfungsi untuk memberikan kemudahan bagi warga yang hendak beraktivitas berpergian dari rumah ke tempat kantor atau kegiatan lainnya. Ke lima koridor ini diantaranya, Amplas-Stasiun Kereta Api, Belawan-Stasiun Kereta Api-Pinang Baris Stasiun Kereta Api.

“Jadi Stasiun Kereta Api itu menjadi central hub. Di tempat itu nantinya terjadi enter change penumpang. Misalnya dari Belawan ke Amplas, penumpang akan bertukar bus di stasiun kereta api. Ini bagian dari memudahkan masyarakat,” katanya.Dia menyebutkan, sistem BRT yang ada di Kota Medan ini adalah Buy The Service.

Jadi masayarakat membeli pelayanan dengan cara e-money yang nantinya disepakati apa saja provider e-money yang berlaku. Dengan adanya BRT ini, masyarakat tak perlu khawatir lagi dengan waktu perjalanan, sebab waktu tempuh sudah diperhitungkan. Selanjutnya, para penumpang gak mesti khawatir takut panas dan kehujanan, karena pelayanan BRT dibuat sangat nyaman. Termasuk halte-halte yang disiapkan oleh Pemko Medan.

“Tujuan kami dengan Kemenhub dan pengelola BRT, memberikan pelayanan terbaik untuk para penumpang di ibukota Sumatera Utara,” ucapnya. Akhyar memaparkan, para penumpang tidak usah khawatir dengan ketersediaan bus, jumlah penumpang per bus berkisar 40-an dan jarak antar bus dengan bus lainnya berkisar 5-10menit.

Jadi setiap halte berhenti, dan sistemnya hanya drop off. Penumpang turun dan naik. Tapi, jika ada penumpang yang hendak melanjutkan perjalanan dari Stasiun KA ke tujuan lainnya, bisa dipilih bus yang berhenti.

“Saya yakin, karakter Anak Medan bisa terbiasa dengan sistem Bus BRT ini. Mudah-mudahan, kemacetan akan berkurang di kota Medan ini,” tambahnya. (*)

Loading...

Komentar Facebook