Philep Hansen Maramis Resmi Tangani PSMS Medan Musim Ini

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

MEDAN,PUBLIKA.CO.ID- Manajemen PSMS Medan telah memutuskan sosok baru sebagai pelatih PSMS musim 2020. Dia adalah Philep Hansen Maramis, eks arsitek PSPS Pekanbaru.

Loading...

Pria kelahiran Pekanbaru, 23 Juli 1968 ini resmi tanda tangan kontrak sebagai pelatih sekaligus dikenalkan ke publik, Jumat (3/1/2020) di Sekretariat PSMS Medan. Sementara, asisten pelatih dijabat oleh Isman Jasulmei (eks pelatih Persija U-19), Sahari Gultom (eks pelatih kiper U-19) sebagai pelatih kiper dan Ardi Nusri (pelatih fisik). Keempatnya direkrut selama satu musim.

Manajer PSMS, Mulyadi Simatupang menjelaskan penentuan Philep ini telah melalui diskusi dengan beberapa pihak. “Hasil rapat dengan Ketua dan Pembina PSMS di 28 Desember 2019 di Mes PSMS dan Kantor Dinas Gubernur. Calon pelatih musim ini tidak dipanggil, melainkan semuanya memberikan CV dan ada 16 CV yang dikumpulkan,” ungkapnya, Jumat sore.

“Saya minta masukan ke penasehat teknik, ada beberapa rekomendasi, kita menghadap ke pimpinan. Kami sepakat dengan penasehat teknis, menetapkan Philep Hansen Maramis sebagai pelatih kepala, Isman Jasulmei sebagai asisten, Sahari Gultom pelatih kiper dan Ardi Nursi sebagai pelatih fisik,” jelasnya.

Mulyadi menegaskan bersama perangkat tim baru, target PSMS tetap sama seperti musim sebelumnya, yaitu masuk LIga 1. “Target kita jelas masuk di liga 1,” tegasnya.

Kepada Philep, Mulyadi mengungkapkan pelatih diberikan kewenangan penuh dalam pemilihan pemain. “Dalam negosiasi saya yang bertanggung jawab, kita di sini bekerja satu tim. Saudara Philep sudah memaparkan program-program di hadapan kami,” ucapnya.

Mulyadi mengatakan memilih Philep dari 16 calon pelatih yang ada karena pria yang lahir di Pekanbaru, besar di Medan dan asli Manado itu adalah sosok yang ambisius. “Plus minus semua ada baik asing maupun lokal. Pengalaman saya satu tahun (musim 2019) saya kira cukup (dalam memilih pelatih). Beliau mantan pemain profesional di era liga. Dia lima tahun memperkuat Medan Jaya. Dia pernah melatih PSPS, dan juga banyak klub lain. Kita sudah cek latar belakangnya,” paparnya.

“Dan terakhir beliau ambisius, muda dan bertangung jawab dengan target, yang lapar gelar. Dan kalau tidak tercapai pada akhir putaran I siap out. Saya tekanan kepada beliau,” ungkapnya. (*)

Loading...

Komentar Facebook