Kerajaan ‘King of the King’ Mengklaim Mampu Lunasi Utang Negara

TANGERANG, PUBLIKA.CO.ID- Polrestro Tangerang Kota telah memeriksa perwakilan dari kelompok King of the King di Kota Tangerang. Hal tersebut merupakan tindak lanjut untuk mengetahui lebih dalam informasi mengenai kelompok yang spanduknya sempat menghebohkan warga Tangerang itu.

Loading...

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Sugeng Hariyadi, menjelaskan, berdasarkan keterangan dari perwakilan King of the King, kelompok tersebut merupakan organisasi yang mengaku akan menyejahterakan rakyat Indonesia dengan melunasi utang negara.

“Berdasarkan pemeriksaan dari saudara Prapto, King of the King ini bukan sebuah kerjaan, tetapi sebuah kelompok yang berjanji akan memberikan kesejahteraan, mereka juga mengaku bisa melunasi utang negara. Dan untuk Prapto ini, dia adalah perwakilan wilayah Tangerang,” tuturnya, Selasa 28 Januari 2020.

Baca juga:  [VIDEO] Pengemudi Mobil Ini Ajak Duel Polisi Berhenti di Bahu Tol Angke

Sugeng menjelaskan, sampai saat ini Prapto masih menjalani proses pemeriksaan dan merupakan anggota yang tergiur karena janji yang diberikan oleh kelompok King of the King.

Prapto juga mengaku bahwa dirinya diperintahkan oleh salah seorang yang namanya tertulis di spanduk untuk memasang spanduk King of the King. Bahkan, dirinya mengeluarkan uang sebesar Rp300 ribu untuk memasang spanduk tersebut.

“Prapto ini mengaku tergiur dengan janji-janji yang diberikan kelompok tersebut. Dia juga disuruh memasang baliho oleh salah satu nama orang yang ada di baliho itu. Bahkan, dia juga mengeluarkan uang Rp300 ribu untuk pasang baliho,” kata dia.

Tak hanya Prapto, Polrestro Tangerang Kota juga akan memeriksa anggota lainnya yaitu Juanda yang saat ini sudah diketahui identitas dan keberadaannya. Selain itu, polisi juga masih mencari informasi serta menelusuri profil anggota lain yang namanya tercantum dalam spanduk.

Baca juga:  Foto Tampan Anies Baswedan Saat Masih Muda Beredar, Netizen: Jadi Inget Banjir

“Setelah ini, kita akan periksa Juanda yang identitasnya sudah kita dapatkan. Untuk yang lain masih kita telusuri karena sampai saat ini belum diketahui identitasnya,” jelasnya.

Sementara itu, hingga saat ini polisi belum menerima laporan dari masyarakat terkait adanya aktivitas mencurigakan dan juga kerugian akibat adanya kelompok King of the King. Namun, meski demikian polisi mengimbau masyarakat agar tidak tergiur dengan janji-janji yang diberikan oleh kelompok misterius terlebih lagi jika kelompok tersebut meminta sejumlah uang.

“Sampai sekrang belum ada masyarakat yang merasa dirugikan akan kelompok ini, kita juga imbau agar warga atau masyarakat tidak dengan mudah tergiur akan janji-janji yang diberikan,” ucap Sugeng.

Baca juga:  Minta Izin Pulang Tapi Ditolak, Petugas Transjakarta Ditemukan Meninggal Dunia

Sebelumnya, warga Kota Tangerang dihebohkan dengan keberadaan spanduk besar di sisi jalan Benteng Betawi, Tangerang yang bertuliskan ‘King of the King YM Soekarno Mr. Dony Pedro’. Dalam spanduk tersebut juga tertulis bahwa kelompok tersebut bekerja sama dengan Presiden Direktur Bank UBS, Presiden PBB, serta Presiden MI yang disebut terbentuk untuk melunasi utang negara.

Spanduk tersebut kini sudah dicopot oleh pihak berwenang dan saat ini dijadikan sebagai barang bukti untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. (okezone)

Loading...

Komentar Facebook