KPU Labuhanbatu Rekrut Calon PPS

Zaffar Pohan: Dibutuhkan 294 Anggota PPS Melalui Seleksi

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

RANTAU PRAPAT, PUBLIKA.CO.ID  – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Labuhanbatu menunggu masyarakat yang ingin bergabung sebagai penyelenggara Pemilu di tingkat desa dan kelurahan sebagai Panitia Pemungutan Suara (PPS).Mulai hari ini, Selasa (18/2/2020), masyarakat dapat langsung mengantar berkas lamarannya ke kantor KPU Labuhanbatu di Jalan WR Supratman No 52 Labuhanbatu. “Kita tunggu warga untuk mendaftar hingga tanggal 24 Februari 2020 nanti,” ucap Komisioner KPU Labuhabatu, Zafar Siddik Pohan, Senin (18/2/2020).

Loading...

Dijelaskan Zafar, untuk 98 desa di Labuhanbatu, ada sebanyak 294 PPS yang dibutuhkan untuk membantu pelaksanaan pemilu ini. Lantaran berdasarkan kebutuhan ada 3 orang per desa/kelurahan dari 98 desa/ kelurahan yang ada di Labuhanbatu. “Tapi kita harapkan, minimal setiap desa dapat lebih dari 6 pelamar. Supaya proses seleksi bisa terlaksana lebih baik,” ungkap dia.

Proses seleksi administrasi ini, jelas dia, akan diumumkan pada tanggal 28 Februari 2020. Yang lolos, bisa mengikuti ujian tertulis pada 1 Maret 2020. “Namun karena keterbatasan perangkat, ujian tertulis masih dilakukan dengan manual, belum Computer Assisted Test (CAT). Sebelumnya kita sudah ajukan untuk pelaksanaan ujian tertulis dengan CAT di beberapa kecamatan, namun diinstruksikan diseragamkan, jadi manual semua,” ungkapnya.

Setelah ujian tertulis, sambung Zafar, akan dilakukan pemeriksaan hasil. Kemudian diperkirakan tanggal 5-7 Maret 2020 akan diumumkan hasilnya.

Kata dia, sejak pengumuman calon yang lulus seleksi administrasi , KPU membuka kesempatan bagi masyarakat untuk memberikan tanggapan terkait calon tersebut. “Disini, masyarakat bisa memberikan tanggapan tentang kapabilitas dan integritas calon tersebut,” urainya.

Setelahnya, akan dilakukan tes wawancara tanggal 10 – 12 Maret 2020. Dan hasilnya akan diumumkan pada 15 – 17 Maret 2020. “Sebelum pelantikan pada 22 Maret 2020 nanti, kita juga membuka tanggapan masyarakat tahap kedua. Sehingga nantinya dapat PPS yang benar-benar berintegritas,” paparnya.

Dijelaskannya, semua warga yang berada di dalam wilayah domisili kerja PPS bisa mendaftar. Syarat lainnya, berusia minimal 17 tahun serta berintegritas, jujur dan adil. Calon juga akna diminta membuat surat pernyataan bebas dari narkotika dan beberapa pernyataan lain.

“Kita harap, sebagai panitia yang melakukan operasional faktual di lapangan, PPS yang terpilih nantinya supaya bisa bekerja secara profesional. Mereka juga diharapkan bisa melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya untuk melakukan pemeriksaan faktual untuk pasangan calon,” ungkapnya.

Menurut Zafar, seleksi PPS ini dilakukan sesuai dengan peratuan KPU 16 tahun 2019 tentang tahapan, program dan jadwal penyelenggaraan pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati dan/wali kota dan wakil walikota tahun 2020. (*)

Loading...

Komentar Facebook