Golkar Madina Dukung Penuh Yasir Ridho Lubis

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

MEDAN, PUBLIKA.CO.ID – Salah satu agenda pada Musyawarah Daerah (MUSDA) X DPD Partai Golkar Sumut yang akan digelar pada 23-24 Ferbeuari mendatang adalah pemilihan ketua baru.

Loading...

Yasir Ridho Lubis yang sudah menyatakan kesiapannya untuk memimpin Golkar Sumut mendapatkan dukungan penuh dari kampung halamannya Mandailing Natal.

Ketua DPD Golkar Kabupaten Mandailing Natal, Aswin Parinduri mengatakan DPD Golkar Madina akan menjadi barisan terdepan untuk memenangkan Yasir Ridho pada Musda Golkar Sumut.

“Saudara Yasir Ridho Lubis adalah putra terbaik Madina, beliau juga merupakan kader golkar yang berjuang dari bawah, kami bangga dan akan berada dibarisan terdepan dalam memenangkan beliau”, ucap Ketua DPD Golkar Madina, Aswin Parinduri, didampingi Sekretaris Erwin Efendi Nasution, di kantor DPD Golkar Madina, Panyabungan Kamis (20/02/2020)

Keduanya mengatakan, Partai Golkar Kabupaten Madina telah sepakat untuk mendukung Yasir Ridho Lubis, dengan alasan karena Ridho adalah putra terbaik asal Kabupaten Madina.

Lebih lanjut, Aswin menegaskan bahwa keputusan mendukung Yasir Ridho Lubis telah diputuskan oleh jajaran pengurus DPD Golkar Madina.

“Beliau kader murni partai Golkar dan putra terbaik Madina di Golkar Sumatera Utara, tentu kami yakin beliau mampu membawa partai Golkar lebih besar khususnya di Sumatera Utara,” tegasnya..

Partai Golkar Sumut akan menggelar Musyawarah Daerah yang akan dilaksanakan di Hotel JW Marriot Medan pada tanggal 23-24 Februari.

Nama Yasir Ridho Lubis dikabarkan sudah mendapatkan dukungan lebih dari 75 persen pemilik suara di Musda nanti.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumut H. Musa Rajekshah alias Ijek diperkirakan tidak memenuhi syarat sebagai calon karena Ijeck sebelumnya tidak pernah menjadi pengurus Golkar.

“Bapak Musa Rajekshah kan belum pernah jadi pengurus. Jadi tidak memenuhi syarat untuk dipilih dalam arena Musda. Kalau mau jadi pengurus selain Ketua, ya bisa,” beber Ketua Korbid Kepartaian Golkar Sumut Rolel Harahap.

Ketika disinggung soal peluang Ijeck mendapatkan diskresi atau kebijakan ketua umum pada musda nanti, Rolel dengan gamblang menjelaskan menilai bahwa diskresi hanya berlaku apabila ada kebutuhan khusus atau mendesak.

“Jadi diskresi itu kalau memang tidak ada yang mau jadi Ketua Golkar, baru diskresi dibuat. Ini kan tidak, ada kader yang saat ini menjabat Ketua Harian dan Pimpinan DPRD Sumut berniat maju, jadi tidak mungkin ada diskresi,” tegasnya.

Loading...

Komentar Facebook