Pilkada Nisel: Mundur dari PNS, Monasduk Duha Serius Lawan Hilarius Duha

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Nias Selatan, PUBLIKA.CO.ID –  Pencalonan Monasduk Duha di Pilkada Nias Selatan (Nisel) melawan abang kandungnya sendiri tak hanya sekadar guyonan. Kepala BKPAD Pemkab Nisel itu bahkan sudah resmi berhenti sebagai ASN untuk bertarung melawan abang kandungnya sendiri yang juga Bakal Calon Petahana Pilkada Nisel, Hilarius Duha.

Loading...

Informasi dihimpun, Senin (2/3/2020) persoalan itu ternyata ditanggapi serius oleh Bupati Nisel, Hilarius Duha. Melalui keputusan tertanggal 12 Desember 2019, Hilarius Duha memberhentikan Monasduk sebagai ASN di Lingkungan Pemkab Nisel.

Surat itu menyebutkan pemberhentian dengan hormat itu dilakukan atas permintaan Monasduk sendiri.

“Terhitung tanggal 1 Januari 2020 memberhentikan dengan hormat atas permintaan sendiri PNS atasnama Monasduk Duha Pembina Utama IV c di Lingkungan Pemkab Nisel,” tulis surat itu.

Seteru abang kandung satu bapak satu ibu itu memang mewarnai Pilkada Nisel.

Bahkan Hilarius Duha yang kini masih menjabat sebagai Bupati Nisel, harus berebut rekomendasi dari Partai NasDem dengan Monasduk Duha.

Oktober 2019 lalu, Monasduk mengatakan keseriusannya untuk maju bersaing dengan bakal calon bupati lainnya termasuk saudara kandungnya dan menepis informasi bahwa pencalonan dirinya hanya guyonan.

“Kalau ada yang bilang selama ini saya tidak serius maju, buktinya saya sudah mendaftar. Ada lagi yang katakan kalau itu strategi dengan abangnya, saya mau sampaikan politik itu dinamis dan memang harus ada strategi. Yang pasti kita tidak sedang bercanda,”katanya.

Dengan menggandeng calon pasangan, Orudugo Halawa yang merupakan tokoh masyarakat di daerah pemilihan (Dapil) 3 dan berpengalaman lama di DPRD Nias, Monasduk meyakini dengan motto mengabdi sepenuh hati atau Mondrorogo yang merupakan singkatan dari nama Monasduk dan Orudugo akan mampu memenangkan hati rakyat dan mendedikasikan dirinya untuk Nisel yang lebih baik.

Loading...

Komentar Facebook