Sikapi Tragedi Berdarah India, Al-Washliyah Sumut: Dunia Tak Akan Pernah Damai Tanpa Kehadiran Islam

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

MEDAN, PUBLIKA.CO.ID – Kekerasan yang dialami ratusan Muslim India di kota Delhi mendapat perhatian dunia. Komunitas, tokoh, organisasi-organisasi berbasis agama dan umum ramai-ramai mengutuk kekerasan di Delhi yang menimpa warga muslim.

Loading...

Seperti dilansir Al-Jazeera, tak kurang dari 42 nyawa melayang. Selain itu, ratusan korban luka serius, masjid-masjid dan rumah warga  dirusak dan dibakar oleh kelompok nasionalis India di Delhi.

Tragedi berdarah itu juga mendapat sorotan dan kecaman dari al-Jam’iyyatul Washliyah Sumatera Utara.

Dalam siaran pers yang disampaikan oleh  Ketua Al-Washliyah Sumatera Utara, Dedi Iskandar Batubara, Ormas Islam itu menyampaikan himbauan kepada publik dan tuntutan-tuntutan kepada pemerintah  serta pemerintah India dan organisasi-organisasi dunia.

Dalam siaran pers dalam bentuk video berduarsi 2 menit 45 detik yang didapat Publika.co.id melalui laman facebook milik Alimnur Nasution, ini petikan tuntutan yang disampaikan oleh al-Washliyah Sumut:

Pertama; mengecam keras tragedi kemanusiaan yang telah menelan korban jiwa dan mencederai nilai-nilai kemanusian yang dilakukan terhadap umat Islam di India.

Kedua; mendesak pemerintah India segera menghentikan segala bentuk kekerasan dan melindungi nyawa kaum muslimin dan mengambil sikap serta tindakan tegas terhadap para pelakunya.

Ketiga; mendesak pemerintah dan parlemen India untuk segera membatalkan undang-undang yang diskriminatif terhadap umat Islam.

Keempat; mendesak Organisasi Kerjasama Islam (OKI) dan PBB untuk menyelamatkan nasib umat Islam dan mengambil langkah diplomasi yang konkret untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Kelima; meminta kepada pemerintah RI untuk memberikan respon yang konkret sebagai implementasi amanah konstitusi, yaitu turut serta menjaga perdamaian dunia dan menyuarakan jerit hati umat Islam Indonesia atas kekejaman yang menimpa saudara-saudara Muslim di India.

Di akhir penyampaian, Dedi Iskandar Batubara menyampaikan penutup tuntutannya dengan kalimat; “Umat Islam adalah masyarakat yang cinta damai dan membawa misi perdamaian, sehingga dunia tidak akan pernah damai tanpa kehadiran Islam”, tutupnya.

Seperti diketahui, Dedi Iskandar Batubara  yang juga menjabat sebagai anggota DPD RI ini baru terpilih sebagai ketua PW al-Washliyah Sumatera Utara periode 2020-2025 pada Musyawarah Wilayah (Muswil) al-Washliyah yang dihelat Jumat, 28 Februari lalu di Parapat. (*)

Loading...

Komentar Facebook