Seram! Video Angin Puting Beliung Hancurkan SPBU di Ambarawa

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

PUBLIKA.CO.ID- Sebuah video viral di media sosial dengan menampilkan bagaimana angin puting beliung menghancurkan atap sebuah SPBU.

Loading...

Dilaporkan kalau angin puting beliung melanda wilayah Ambarawa, Semarang, Jawa Tengah pada Minggu (8/3/2020) siang.

Kencangnya angin puting beliung ini sampai menghancurkan atap SPBU di Jalan Raya Bawen – Pingit KM. 41.5, Ngampin, Ambarawa.

Video viral detik-detik angin kencang menerbangkan atap SBPU ini dibagikan oleh Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Agus Widodo.

Melalui akun Twitter resminya, Agus Widodo mengunggah video viral angin puting beliung berdurasi satu menit itu.

Dalam video itu, tampak seorang pengemudi mobil merekam kejadian saat atap SPBU hancur oleh angin puting beliung. Seketika, material atap SPBU terbang.

Dalam video yang viral di media sosial ini, terdengar orang yang merekam kejadian itu berkata, “Badai lur, badai.”

Saat angin puting beliung  mulai menerjang, pengemudi mobil ini langsung tancap gas dan menjauh dari lokasi.

Sementara itu, dalam unggahan video viral ini, Agus Widodo menjelaskan kronologi kejadian.

Luar biasa angin kencang di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Minggu (8/3) pukul 14.42 WIB, atap SPBU sampai rontok,” tulis Agus Widodo.

Ia berharap semoga bencana angin puting beliung ini tidak menimbulkan korban jiwa.

Dalam unggahan berikutnya, Agus Widodo kembali mengunggah kondisi SBPU yang rusak parah setelah diterjang puting beliung.

Video viral di media sosial ini banyak dibagikan ulang oleh netizen. Banyak netizen mendoakan semoga tidak korban jiwa.

Mudah-mudahan gak ada korban jiwa,” komentar dari @HantoSuwono.

Semoga gak ada korban terluka dan jg korban jiwa. Tetap waspada di tengah musim hujan di sertai angin kencang,” tulis @Aryprasetyo85

Itulah video viral di media sosial yang menampilkan hempasan angin puting beliung. Saking kencangnya, sanggup merusak atap SPBU di Ambarawa. (*).

sumber: hitekno

Loading...

Komentar Facebook