Perang Tak Seimbang Di Lembah Badar

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

PUBLIKA.CO.ID – Pada tanggal 17 Ramadhan 2 H atau 13 Maret 624, tepat 1396 tahun yang lalu, pecah pertempuran yang kemudian dikenal dengan Perang Badar. Perang ini pecah antara kaum muslimin dibawah pimpinan Nabi Muhammad Rasulullah SAW

Loading...

dengan pasukan Quraisy dari Mekkah.

Dalam perang ini jumlah pasukan kaum Muslim hanya berjumlah 313 orang. Sementara pasukan Quraisy berjumlah 1.000 orang.

Bagaimanakah kisahnya?

Pada Malam Jum’at, 17 Ramadhan tahun ke-2 Hijriah hujan yang sangat deras mengguyur sebuah lembah yang dikenal dengan lembah Badar yang terletak sekitar 130 kilometer dari Kota Madinah.

Pasukan Quraisy berjumlah 1000 orang dibawah pimpinan Abu Jahal
berhenti di salah satu sisi Lembah Badar. Sementara itu Rasulullah SAW bersama para sahabat dan 313 pasukan Islam berhenti sejenak didekat sebuah sumur di lembah Badar.

Pasukan Quraisy yang bermaksud mengepung Madinah agar ummat Islam terisolir dan meminta bantuan ke Mekkah. Kini kedua kelompok pasukan itu telah siap bertempur.

Keesokan harinya, Jumat 17 Ramadhan tahun kedua Hijriah atau 13 Maret 624 M tepat hari ini 1396 tahun yang lalu pecahlah pertempuran yang tak seimbang antara 313 pasukan Islam dan sekitar seribu lebih pasukan Quraisy.

Pasukan Islam saat itu hanya terdiri dari 313 prajurit dengan 8 senjata pedang, 70 unta, dan 2 ekor kuda. Sementara tentara Quraisy jumlahnya 1.000 lebih dengan persenjataan lengkap, yakni 600 pedang, 300 ekor kuda, dan 700 ekor unta.

Rasulullah SAW nampak beberapa kali keluar masuk tendanya. Putra Abdullah bin Abdul Muthalib ini mengatur posisi pasukan Islam secara detail. Tak ada satupun tentara Islam melanggar instruksi Nabi Muhammad.

Beberapa saat kemudian, Sang Penghulu Rasul dan Nabi itu masuk ke dalam tenda ditemani Abu Bakar Ash Shidiq. Di dalam tenda, tak henti-hentinya Rasulullah berdoa memohon pertolongan dari Allah SWT. Sebab jika hanya bergatung pada kekuatan, tentara Islam sulit memenangkan Perang Badar. Jumlah pasukan Quraisy 3 kali lipat tentara Islam.

“Ya Allah! Kaum Quraisy telah datang dengan pasukan dan segala kecongkakannya. Mereka datang untuk memerangi-Mu dan mendustakan Rasul-Mu. Ya Allah, jika golongan ini (kaum Muslim) binasa, maka Engkau tidak akan disembah lagi di muka bumi ini. Ya Allah, laksanakanlah apa yang telah Engkau janjikan kepadaku. Ya Allah, kami mohon pertolongan-Mu,” doa Rasullah memohon pertolongan Allah SWT seperti dikutip dari Sirah Nabawiyah karya Abdul Hasan ‘Ali al Hasani an-an-Nadwuar dari tenda.

Rasulullah memberi semangat kepada tentara Islam agar berperang dengan penuh semangat. “Majulah menuju surga yang luasnya seluas langit dan bumi,” sabda Rasulullah kepada para pasukan.

Meski kalah dari segi kekuatan, pasukan Islam berhasil memenangkan Perang Badar. Tentara Quraisy berhasil dikalahkan. Tercatat 70 tentara Quraisy tewas dan 70 lainnya ditahan tentara Islam.

Ada pun dari pihak Islam, 6 dari golongan Muhajirin dan 8 dari Anshar gugur sebagai Syuhada. Kemenangan besar umat Islam di Perang Badar menggetarkan musuh-musuh Islam.

Loading...

Komentar Facebook