Update Corona Di Sumut: ODP 53, PDP 19, Positif 2, Meninggal 1

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

PUBLIKA.CO.ID, MEDAN – Satu pasien kembali dinyatakan positif virus corona (Covid-19) setelah sebelumnya seorang pasien yang meninggal dunia di RSUP Adam Malik Medan, Selasa (17/03/2020), juga dinyatakan positif terjangkit Covid-19 .

Loading...

Demikian disampaikan Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, melalui live streaming media sosial, Kamis (19/03/2020)

“Untuk di Sumatera Utara bertambah satu orang positif Covid-19,” kata Yurianto.

Di tempat terpisah, Ketua Pelaksana Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Provinsi Sumut, Riadil Akhir Lubis mengatakan, update Pasien Dalam Pengawasan (PDP) suspect virus corona COVID-19 yang dirawat di lima rumah sakit rujukan tercatat 19 orang.

“PDP yang sudah pulang karena dinyatakan negatif tiga. Sebelumnya ketiga orang itu telah ditangani pihak rumah sakit, dan sudah dipulangkan karena negatif. Itu statusnya sampai pukul 17.00 WIB tadi, ya,” kata Riadil dalam konferensi pers secara live streaming melalui kanal YouTube resmi Humas Sumut, Kamis (19/03/2020).

Sedangkan Orang Dalam Pengawasan (ODP) terkait virus corona COVID-19 di Sumut ada 53. Jumlah ODP itu berdasarkan laporan dari delapan rumah sakit. Sementara untuk kasus positif terjangkit virus corona COVID-19 di Sumut ada dua.

“Nah, status positif COVID-19 sampai hari ini dua orang, satu meninggal dunia. Kita baru mendapat hasil laboratorium dari Litbangkes, sampai saat ini dua. Dari dua ini, satu meninggal dunia,” terangnya.

Ditegaskan Riadil, untuk menjamin keterbukaan informasi terkait penanganan COVID-19, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut melalui Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 melakukan pembaruan informasi melalui konferensi pers live streaming secara berkala.

Tim Gugus Tugas telah melakukan beberapa hal untuk penanganan COVID-19 di Sumut, seperti menyiapkan rumah sakit untuk menampung ODP. Beberapa rumah sakit yang disiapkan seperti RS Perkebunan, RS TNI, RS Polri, dan RS Swasta untuk menampung jika ada peningkatan kapasitas penerimaan ODP dan PDP. Rumah sakit utama tetap di RSUP Haji Adam Malik.

Loading...

Komentar Facebook