Surat Tugas dari Partai Golkar untuk Bobby di Pilkada Medan Terbit Beberapa Hari Lagi

Surat untuk 22 Daerah di Sumut Sudah Terbit

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

PUBLIKA.CO.ID – Partai Golkar sudah mengeluarkan surat tugas dan surat rekomendasi sementara kepada bakal-bakal calon kepala daerah. Untuk 23 pilkada di Sumatera Utara, 22 DPD Kabupaten dan Kota semua sudah menerima surat kecuali Medan. Hal itu disampaikan oleh Sangkot Sirait sekretaris tim Pilkada Partai Golkar Sumatera Utara.

Loading...

“Memang hanya Medan yang belum keluar baik rekomendasi atau surat tugas, 22 daerah lainnya sudah, tapi saya lupa nama-namanya,” ujar Sangkot Sirait, Minggu (22/3).

“Bukan karena tidak memenuhi undangan DPP surat tugas dia (Bobby) belum keluar, tapi lebih karena persoalan administrasi,” tambahnya.

Sangkot menyebut, dalam satu dua hari ke depan surat tugas untuk menantu Presiden Jokowi itu akan segera turun.

“Kan surat di DPP itu banyak, bukan hanya untuk Medan, tapi seluruh Indonesia. Satu atau  dua hari ke depan surat tugas untuk Bobby Nasution akan keluar,” tegasnya lagi.

Wakil Sekretaris Jendral Bidang Pemenangn Pemilu DPP Partai Golkar, Hasrul Benny Harahap, mengatakan rekomendasi dan surat tugas untuk calon kepala daerah dan calon wakil kepala daerah untuk Pilkada Sumut 2020 telah keluar sebagian.

“Kemarin di DPP Jakarta, baru diserahkan surat tugas dan penetapan sementara untuk Pilkada kabupaten dan kota di Sumut,” ujar Benny.

“Ada beberapa nama di Sumut, surat tugas dan surat penetapan sementara, ada beberapa kriteria itu, setelah itu baru surat penetapan, setelah hasil survei,” imbuhnya.

Dengan adanya surat tugas, lanjut dia, bakal calon bisa bergerak untuk mencari pasangan. Namun, hasil akhir atau penetapan akhir masih menunggu hasil survei. “Kita mengedepankan hasil survei akhir,” ungkapnya.

Untuk Pilkada Medan, diakui Benny Partai Golkar belum mengeluarkan surat tugas untuk Bobby Nasution. ” Bobby kemarin belum kita keluarkan. Kemarin sudah diundang, belum hadir. Rekomendasi sementara dan surat tugas dibagi per provinsi,” bebernya.

Kursi Partai Golkar di DPRD Medan ada empat, tidak cukup mengusung calon Walikota dan Wakil Walikota. Maka Partai Golkar harus berkoalisi dengan partai lain untuk bisa mengusung Bobby Afif Nasution. Untuk diketahui, diperlukan minimal sepuluh kursi untuk bisa mengusung satu pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Medan. (*)

Loading...

Komentar Facebook