Update Kasus Covid-19 Sumut, 22 Maret 2020

Jumlah ODP 496 Kasus, Naik 31,8 Persen 10 Kabupaten Masih Negatif Covid-19

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

PUBLIKA.CO.ID, MEDAN – Gugus Tugas Pelaksana Penanganan Corona Virus Disease-19 (COVID-19) Sumatera Utara kembali memperbaharui data kasus Corona di wilayah Provinsi Sumatera Utara.

Loading...

Hingga Minggu (22/03/2020) pukul 17.00 WIB dilaporkan jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) masih 48 kasus, namun terdapat kenaikan kasus ODP menjadi 496 kasus, naik sebesar 31,8 persen dari data terakhir (Sabtu, 21/03/2020).

Bidang Media dan Sosialisasi Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumut, Gelora Viva Sinulingga dalam konfrensi pers lewat channel youtube di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro, Medan Minggu (22/03/2020), memghimbau kepada seluruh masyarakat khususunya kepada pengusaha angkutan umum agar memperhatikan penumpang yang memiliki tanda-tanda tidak sehat seperti demam, flu dan batuk agar diberikan masker dan segera diperiksa ke rumah sakit terdekat.

“Area umum seperti transportasi diminta untuk diberikan disinfektan, apalagi setelah digunakan mengangkut penumpang” ucapnya.

Seluruh Kepala Daerah di Kabupaten/Kota juga dihimbau untuk memperhatikan seluruh area umum dan memperbaharui informasi tentang Covid-19.

“Seluruh area umum yang menjadi pusat kegiatan publik diminta agar rutin diberikan disinfektan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19”, tegas Gelora.

Sementara itu, Wakil Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumut, Ari Yidhariansyah menyatakan hingga saat ini terdapat 10 Kabupaten/Kota yang masih negatif Covid-19 yakni Kota Tebingtinggi, Humbang Hasundutan, Samosir, Sibolga, Gunungsitoli, Nias Barat, Nias Utara, Nias Selatan, Mandailing Natal dan Labuhanbatu Selatan.

Ari menambahkan Tim Gugus Tugas saat ini sedang melakulan Bimbingan Teknis kepada para medis yang tergabung dalam beberapa asiosiasi dan profesi seperti IDI, Himpunan Dokter Umum Indonesia, Ikatan Dokter Anak Indonesia, dan Ikatan Psikologi Klinis Indonesia.

“Seluruh tenaga medis yang telah diberikan bimbingan teknis tersebut akan ditempatkan di Rumah Sakit khusus Penanganan Covid-19 yaitu RS FL Tobing PTPTN II Tanjung Morawa dan RS Martha Friska Medan”, jelasnya.

Loading...

Komentar Facebook