Pemerintah Santuni Ahli Waris Korban Meninggal Dunia Akibat Covid-19, Begini Penjelasannya

Dana Sebesar Rp 15 Juta Akan Diberikan Kepada Ahli Waris Korban Meninggal Dunia

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

PUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Pemerintah memutuskan akan memberikan santunan dana sebesar Rp15 juta kepada ahli waris korban yang meninggal dunia akibat Corona Virus Disease-19 (Covid-19) atau populer disebut Virus Korona.

Loading...

Demikian disampaikan oleh Direktur Jenderal Penanganan Fakir Miskin Kemensos RI Asep Sasa Purnama, dalam keterangan pers di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Selasa (24/03/2020).

Asep menjelaskan bahwa pemberian santunan itu merupakan satu dari lima bentuk dukungan yang diberikan Kemensos RI kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Indonesia.

“(Santunan ini) ditujukan untuk meringankan beban keluarga yang ditinggalkan. Kemensos RI memberi santunan ke ahli waris Rp15 juta per orang yang meninggal,” terang Asep.

Santunan ini diterangkan Asep sebagai wujud perhatian dan bela sungkawa dari negara ke para korban beserta keluarga yang ditinggalkan akibat Covid-19.

Dalam penyaluran dana bela sungkawa, pihak Kemensos akan melakukan verifikasi terhadap daftar korban meninggal dunia, sehingga saat ini dana tersebut masih belum diberikan secara merata.

Data terakhir Selasa (24/03/2020), jumlah korban meninggal akibat Covid-19 di Indonesia mencapai 55 jiwa. Sementara itu, jumlah pasien yang positif tertular virus ada 686 jiwa. Dari jumlah itu, 30 di antaranya dinyatakan sembuh.

Berdasarkan Sebarannya Virus Covid-19 paling parah ditemukan di DKI Jakarta, Jumlah yang dinyatakan terinfeksi Covid-19 sebanyak 424 orang dan 31 orang meninggal dunia.

Jumlah kasus positif Covid-19 di DKI Jakarta lebih dari separuh jumlah kasus positif covid-19 secara nasional.

Setelah DKI Jakarta, wilayah terparah adalah Provinsi Banten sebanyak 65 kasus positif Covid-19, 4 orang meninggal dunia.

Kemudian menempati tiga terbesar nasional adalah Provinsi Jawa Barat yakni sebanyak 60 orang dinyatakan positif dan 10 dintaranya meninggal dunia.
(Red)

Loading...

Komentar Facebook