Anggaran Pilkada Untuk Tangani Corona Saja

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

PUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Semakin masifnya penyebaran wabah pandemi corona di Indonesia dinilai harus ditangani secara serius agar korban jiwa tidak semakin banyak berjatuhan.

Loading...

Ketua Umum DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Haris Pertama bahkan menyarankan kepada Pemerintah dan DPR untuk menunda Pilkada serentak 2020.

“Kondisi saat ini sudah sangat mengkhawatirkan, sebaiknya Kemendagri dan DPR RI pertimbangkan penundaan pelaksanaan Pilkada 2020″, ucap Haris dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (28/03/2020).

Menurutnya, bukan hanya tahapan yang diindur tetapi pelaksanaannya dapat ditunda hingga tahun depan.

“Selain kegiatan tahapan pilkada yang berpotensi keramaian, pelaksanaannya nanti juga akan mengeluarkan anggaran kurang lebih Rp 15 triliun, dana itu sebaiknya digunakan pemerintah untuk mengatasi pandemi Corona yang semakin menggila di Republik ini,” beber Haris.

Diketahui, tiga tahapan yang ditunda KPU adalah pelantikan panitia pemungutan suara (PPS), verifikasi bakal calon perseorangan rekrutmen Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP), serta pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih.

“Sebaiknya pemerintah dan DPR utamakan kepentingan rakyat dan kesehatan rakyat diatas segalanya.” tegas Haris.

Untuk diketahui hingga Sabtu (28/03/2020) berdasarkan data yang diterima dari Jubir Pemerintah Untuk Covid-19, Achmad Yurianto sebanyak 1.155 Orang Positif terinfeksi corona, 994 Dirawat, 102 Meninggal Dunia.

“Pasien yang dinyatakan sembuh sebanyak 59”, terang Yuri dalam keterangan resminya lewat channel youtube BNPB, Sabtu (28/03/2020) pukul 15.30 WIB. (red/sd/rel)

Loading...

Komentar Facebook