Ketika Negeri Donald Trump Jadi Sarang Pandemi Corona

AS Catat 15.079 Kasus Baru, 1.546 Orang Tewas Terinfeksi Corona

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

PUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Amerika Serikat (AS) kini menjadi pusat penyebaran wabah pandemi corona. Jumlah kasus baru di Negeri Paman Sam itu telah melewati China yang awalnya menjadi tempat kemunculan virus pandemi global itu.

Loading...

Berdasarkan laporan Worldometer pada Sabtu (28/03/2020), Negaranya Donald Trump itu telah melaporkan sebanyak 100.514 orang positif terinfeksi virus corona, dalam sehari terakhir terjadi penambahan sebanyak 15.079 kasus baru dan 1.546 orang meninggal dunia setelah terinfeksi corona.

Angka ini jauh melampaui Italia yang selama sepekan menjadi negara terparah dihantam corona dengan jumlah orang terinfeksi sebanyak 86.498 orang dimana ditemukan sebanyak 5.909 kasus baru dalam sehari ini.

Sementara China sebagai negara yang pertama diserang wabah corona sejauh ini tercatat 81.340 orang terinfeksi corona dengan kasus baru hanya 5 dalam sehari terakhir.

Negara yang melaporkan kasus terbesar corona berikutnya adalah
Spanyol dengan total 64.285 orang positif terinfeksi corona dan mencatat penambahan 6.499 kasus dalam sehari.

Sementara itu, angka kematian tertinggi corona terparah masih dipegang Italia yakni berjumlah 9.134 orang meninggal, menyusul Spanyol dengan angka kematian 4.940 orang.

China saat ini berada diperingkat ketiga korban meninggal terbanyak dengan jumlah 3.292 orang meninggal.

Hingga saat ini, corona sudah menyerang 199 negara di seluruh dunia dengan jumlah orang terinfeksi sebanyak 590.628 orang dimana 26.966 orang dintaranya telah meninggal dunia dan sebanyak 132.490 orang dinyatakan sembuh. (red/sd/int)

Loading...

Komentar Facebook