Kabar Baik, Polri Bebaskan Denda Pajak Kendaraan, Begini Penjelasannya

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

PUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Akibat pandemi corona yang melanda Indonesia, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri memutuskan untuk membebaskan denda kepada masyarakat yang telat membayar pajak kendaraan bermotor sampai bulan depan tepatnya pada 29 Mei 2020.

Loading...

“Selama KLB (Kejadian Luar Biasa) Covid-19 bagi masyarakat yang terlambat bayar pajak sampai bulan depan tepatnya tanggal 29 Mei 2020 tidak didenda,” kata Kepala Korlantas Polri Irjen Istiono, Rabu (01/04/2020), kepada republika.co.id, di Jakarta.

Istiono menambahkan kebijakan terkait pajak kendaraan akan diatur oleh masing-masing daerah. Sehingga Polda diminta segera berkoordinasi dengan Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) masing-masing daerah.

“Saya kemarin sudah sampaikan jajaran Dirlantas agar koordinasi terkait pajak kendaraan dengan Dispenda provinsi masing-masing,” terang Istiono.

Sebelumnya diketahui, kepolisian telah menetapkan untuk menutup sejumlah layanan masyarakat hingga status tanggap darurat virus corona di Indonesia selesai.

Beberapa layanan seperti perpanjangan SIM, SIM Internasional, Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) hingga STNK sudah tidak dapat dilakukan lagi untuk sementara.

Mabes Polri menutup layanan pembuatan dan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) Internasional mulai 19 sampai 31 Maret 2020.

Penutupan layanan tersebut sebagai langkah untuk mencegah penyebaran virus corona. Istiono mengaku penutupan ini dapat diperpanjang sesuai situasi yang ada. (*)

Loading...

Komentar Facebook