Ini Tiga Wilayah Zona Merah Penyebaran Corona di Sumut

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

PUBLIKA.CO.ID, MEDAN – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara lewat Juru Bicara Gugus Percepatan Penanganan Covid-19, Aris Yudhariansyah mengumumkan 3 wilayah yang saat ini menjadi zona merah penyebaran virus corona di Sumatera Utara.

Loading...

“Kota Medan, Deli Serdang dan Kota Tanjung Balai statusnya kita umumkan menjadi zona merah peneyabaran virus covid-19”, ucap Aris dalam temu pers di Posko Utama Gugus Tugas Covid-19 Sumut, Jalan Diponegoro Medan, Sabtu (4/4).

Dijelaskan Aris, ketiga wilayah tersebut merupakan pintu masuk dan keluar utama di Sumatera Utara.

Betapa tidak, ketiga wilayah tersebut seperti Medan sebagai ibu kota provinsi memang memungkinkan sangat beresiko menjadi pusat penularan virus tersebut.

Pasalnya, Medan dengan jumlah penduduk sekitar 2.264.145 jiwa adalah salah kota utama termasuk kota dunia dan pintu masuk ke Sumatera Utara.

Kota Medan juga menjadi pusat aktifitas bisnis dan ekonomi di Sumut. Medan juga menjadi pusat industri pariwisata perhotelan. Tercatat puluhan hotel berbintang dan bertaraf internasional berada di Kota Medan.

Hingga Sabtu (4/4) dilaporkan sebanyak 32 orang dinyatakan positif terinfeksi corona dan 70 orang berstatus PDP dan 715 orang berstatus ODP.

Setelah Kota Medan, Deli Serdang sebagai wilayah penyangga ibukota Provinsi Sumatera Utara memang rentan menjadi wilyah penyebaran virus corona.

Letak geografis Kabupaten Deli Serdang yang hampir mengelilingi Kota Medan dan banyaknya warga Deli Serdang yang setiap hari hilir mudik ke Kota Medan juga menjadi faktor pemicu rentannya daerah ini menjadi zona merah penyebaran virus asal china itu.

Tak hanya itu, Bandara Internasional Kuala Namu juga berada di wilayah Deli Serdang, hingga kini bandara termegah di Indonesia ini masih beroperasi sebagai pintu masuk utama ke Sumatera Utara.

Berbagai negara dan badan kesehatan dunia WHO bahkan melaporkan bahwa bandara udara sangat rentan menjadi tempat penularan virus ini.

Hingga Sabtu (4/4) Gugus Tuga Percepatan Penanganan Covid-19 Sumut melaporkan sebanyak 2 orang positif terinfeksi virus corona, dan 13 orang berstatus PDP serta 73 orang berstatus ODP.

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Sumut, Aris Yudhariansyah bahkan meminta kepada masyarakat yang berada dizona merah untuk tetap di rumah saja hingga situasi benar-benar aman.

“Pertimbangkan benar jika memutuskan harus keluar rumah, karena proses penularan diluar rumah sangat tinggi di 3 zona merah ini,” ucapnya Sabtu (4/4) di Posko Utama Gugus Tugas Covid-19 Sumut, Jalan Diponegoro Medan.

Kemudian wilyah yang juga menjadi zona merah penyebaran virus corona adalah Kota Tanjung Balai. Tak diragukan lagi, Tanjung Balai memang menjadi salah satu pintu masuk ke Sumut lewat pelabuhan laut yang setiap hari mengangkut barang dan manusia baik dari dalam maupun luar negeri.

Kota Tanjung Balai sejauh ini memang belum melaporkan adanya pasien yang positif terpapar corona, namun warga di Kota tua ini diminta untuk waspada dan mengurangi aktifitas diluar rumah. [*]

Loading...

Komentar Facebook