Imbas Pandemi Corona, Harga Minyak Dunia Anjlok

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

PUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Akibat melonjaknya pasokan minyak mentah dan lemahnya permintaan bahan bahkar menyebabkan harga minyak dunia kembali anjlok.

Loading...

Lemahnya permintaan ini diduga imbas pandemi corona yang belum mereda. Hal ini membuat investor berhati-hati terkait kesepakatan pengurangan produksi minyak.

Dikutip dari laman Reuters, Rabu (8/4), harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun USD2,45 atau 9,4% menjadi USD23,63 per barel. Penurunan harga minyak ini mempercepat kerugian pada penutupan perdagangan sore menjelang laporan persediaan minyak mentah mingguan AS.

Sementara, harga minyak mentah berjangka Brent ditutup turun USD1,18 atau 3,6% menjadi USD31,87 per barel.

American Petroleum Institute, melaporkan menunjukkan stok minyak mentah melonjak 11,9 juta barel menjadi 473,8 juta barel dibandingkan dengan ekspektasi analis sebesar 9,3 juta barel.

“Saya tidak bisa memikirkan skenario dengan cara apa pun di mana itu bisa menjadi situasi bullish,” kata Direktur Energi Baru Terbarukan (EBT) Mizuho, Bob Yawger.

“Itu akan menjadi bahan bakar minyak raksasa, itu akan menjadi bahan bakar bensin raksasa.”

Produsen utama minyak mentah global, termasuk Arab Saudi dan Rusia, berencana bertemu pada hari Kamis untuk membahas pengurangan produksi, tetapi beberapa menteri energi mengatakan mereka akan melakukannya hanya jika Amerika Serikat bergabung dengan pemotongannya sendiri.

“Pasar mengindikasikan bahwa pihaknya menginginkan beberapa kepastian lebih lanjut tentang apakah Rusia dan Saudi akan mencapai kesepakatan untuk membatasi pasokan,” kata Gene McGillian, wakil presiden riset pasar di Tradition Energy di Stamford, Connecticut. [*]

Loading...

Komentar Facebook