WHO: Indonesia Berpotensi Jadi Epicentrum Corona

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

PUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Indonesia diperkirakan akan menjadi epicentrum penyebaran virus corona di dunia jika pemerintah Indonesia tidak segera mengendalikan virus yang telah menjadi pandemi global tersebut.

Loading...

Senior Advisor on Gender and Youth to the WHO DG Diah Saminarsih mengatakan bahwa potensi pergeseran gelombang episentrum wabah ke wilayah Asia Tenggara ini bisa jadi sangat besar jika tidak terkontrol dari sekarang.

“Untuk Indonesia dan India, apabila pandemi tidak terkontrol di dua negara tersebut, maka kawasan Asia Tenggara menjadi episentrum baru corona di dunia,” kata Diah, Kamis (9/4) di Jakarta.

Diah menambahkan bahwa saat ini Regional Director WHO kawasan Asia Tenggara telah mengeluarkan sebuah media briefing sebagai peringatan dan saran kehati-hatian untuk negara di Asia Tenggara.

Disebutkannya bahwa gelombang episentrum wabah corona dari Amerika dan Eropa akan menuju Asia Tenggara.

“Kita tentu ingin menghindari ini terjadi di kawasan Asia Tenggara, termasuk menghindari ini terjadi di Indonesia,” ujar dia.

Oleh sebab itu, Diah berujar Indonesia sebagai negara yang “terlambat” terinfeksi virus corona bisa mengambil pelajaran akan hal-hal yang dilakukan di negara lain.

Sementara itu, Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona Achmad Yurianto mengatakan, pemerintah menerapkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk mencegah potensi Indonesia menjadi episentrum baru penyebaran Covid-19.

“Nah itu (PSBB), apakah kita selama ini tidak melakukan pencegahan?,” kata Yurianto kepada wartawan di Graha BNPB, Jakarta, Sabtu (11/4).

Yuri mengatakan, untuk mencegah penyebaran Covid-19 di tengah masyarakat, pemerintah sudah membuat berbagai aturan dan saat ini masyarakat harus mematuhi aturan tersebut.

“Iya, (butuh kerja sama masyarakat). Peraturannya sudah banyak, tinggal dipatuhi saja. Banyak aturan kalau tidak ada yang mematuhi ya percuma,” ujarnya. [*]

Loading...

Komentar Facebook