Go-Jek Boleh Angkut Penumpang Selama PSBB. Mau Tahu Siapa Pemegang Sahamnya?

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

PUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, — Gojek merupakan unicorn lokal yang sangat dibanggakan Presiden Joko Widodo. Benarkah Gojek sudah menjadi milik asing?

Loading...

Untuk diketahui Gojek adalah unicorn lokal bersama Tokopedia, Traveloka, dan Bukalapak, adalah milik lokal dan berbasis di negeri ini.

Dalam catatan Kontan.co.id, Chief of Corporate Affairs Go-Jek Nila Marita menyatakan bahwa Go-Jek adalah perusahaan yang terdaftar di Indonesia dengan nama PT Aplikasi Karya Anak Bangsa.

Seluruh penanaman modal dan investasi ditanamkan dan dibukukan secara penuh di perusahaan tersebut. Ia pun memastikan Go-Jek tidak memilik induk perusahaan di Singapura.

Menurut penelusuran Kontan.co.id dari data dari Ditjen Administrasi Hukum Umum (AHU), Go-Jek memang tercatat sebagai PT Aplikasi Karya Anak Bangsa dan berstatus sebagai penanaman modal asing alias PMA. Alamatnya berada di Gedung Equity Tower Lantai 35, Jenderal Sudirman.

Yang menarik dari data tersebut adalah ternyata cukup banyak pemegang saham dari perusahaan aplikasi tersebut.

Selain ada nama pendiri seperti Nadiem Makarim yang masih punya tiga seri saham, terdapat juga beberapa pribadi dan perusahaan yang tercatat, baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

Sebut saja ada Allianz Strategic Investments SARL, Anderson Investment Pte Ltd, Asean China Investment Fund (US) III LP, Gamvest Pte Ltd, Golden Signal Limited, dan Google Asia Pacific Pte Ltd.

Kemudian, ada pula KKR Go Investment Pte Ltd, London Residential II SARL, Natural Plus Holdings Limited, OZ GOJ Sculptor Investments SARL, dan investor asing lainnya

Ada juga investor dalam negeri. Sebut saja PT Astra International Tbk, PT Asuransi Jiwa Sequis Life, PT Chandramahkota Prima, PT Global Digital Niaga, PT Northstar Pacific Investasi, PT Sigmantara Alfindo, PT Union Sampoerna, PT Radianx Capital LP, dan lainya

Kemudian ada Rakuten Europe SARL, Sequoia Capital India Growth Investments, Sixteen Dragonfruit SARL, Tencent Mobilty Limited, WP Gojek Investments Partnership LP, WP Investments VI BV, dan lainnya.

Para pemegang saham tersebut mempunyai saham dalam seri yang berbeda dengan jumlah yang beragam. Dengan jumlah per seri dari puluhan juta rupiah hingga puluhan miliar rupiah. [*]

Loading...

Komentar Facebook