Amerika Serikat Sebut China Ciptakan Virus Corona

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

PUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON DC – Sebelum menjadi sebuah pandemi global, Amerika Serikat (AS) mencurigai virus corona diciptakan di sebuah laboratorium di Kota Wuhan, Provinsi Hubei China. Bahkan Presiden AS, Donald Trump menyampaikan bahwa pemerintah AS akan berupaya keras untuk membuktikan teori tersebut.

Loading...

Dalam sebuah konfrensi pers, Rabu (15/4/2020) di Gedung Putih, Trump menyatakan bahwa dirinya mengetahui laporan tentang virus corona yang lepas dari sebuah laboratorium di Kota Wuhan, China.

“Kami sedang melakukan pemeriksaan yang sangat teliti terhadap situasi mengerikan yang terjadi saat ini,” ucap Presiden Donald Trump.

Sebelumnya, pemerintah AS menyampaikan meragukan laporan China yang menyatakan jumlah kasus kematian virus corona sekitar 3000 orang.

Padahal di AS memiliki jumlah kematian lebih dari 20.000 dan angka itu terus meningkat.

“Apakah Anda benar-benar percaya dengan angka-angka yang dilaporkan Beijing bahwa mereka hanya memiliki beberapa jumlah kasus positif corona dan kasus kematian; apakah ada yang benar-benar percaya itu?” ujar Trump

Untuk diketahui, sebelumnya Fox News melaporkan bahwa virus corona diyakini berasal dari laboratorium Wuhan, tetapi tidak dimaksudkan sebagai senjata biologis, melainkan sebagai bagian dari upaya Tiongkok untuk menunjukkan bahwa upayanya untuk mengidentifikasi dan memerangi wabah sama atau lebih besar dari kemampuan Amerika Serikat.

Laporan tersebut menyebutkan lemahnya standar keselamatan di laboratorium Wuhan tersebut menyebabkan seseorang terinfeksi dan menyebarkannya ke pasar basah terdekat.

Setelah itu, akhirnya virus tersebut menyebar ke berbagai negara lain di dunia dan akhirnya ditetapkan oleh Badan Kesehatan Dunia WHO sebagai pandemi global. [sd]

Loading...

Komentar Facebook