Medan Menuju New Normal, Bobby Nasution: Momentum Bagi UMKM untuk Beradaptasi

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

MEDAN, PUBLIKA.CO.ID- Bakal Calon Walikota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution memandang kehidupan baru di masa pandemi Covid-19 merupakan momentum bagi usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan pebisnis pemula untuk memperkuat daya saing dengan korporasi mapan.

Loading...

“Masyarakat Medan diharapkan mampu beradaptasi dan berkolaborasi dalam Era New Normal ini. Kita bisa melihat, bagaimana pergerakan ekonomi dari korporasi dan UMKM berjalan start sama-sama dari nol. Ini momentum bagus bagi UMKM dan para pebisnis pemula, karena semuanya harus beradaptasi lagi,” ungkap penggagas #KolaborasiMedanBerkah ini, saat didaulat sebagai narasumber dalam Diskusi Publik Tatanan Kehidupan Baru New Normal Bagi Warga Kota Medan, yang disebarluaskan melalui media streaming dari Studio Al-Wasliyah Sumut, Selasa (9/6/2020).

Menurut Wakil Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) ini, banyak perubahan yang dilakukan pebisnis dalam menjalankan usahanya untuk bertahan di masa pandemi. Misalnya, pengusaha kosmetik ada yang sudah menjual hand sanitizer juga sabun kesehatan karena lebih dibutuhkan masyarakat. Begitu juga dengan usaha-usaha lainnya.

“Tapi dalam penerapan New Normal ini dibutuhkan disiplin yang keras. Peraturan pemerintah yang mendorong itu,” jelas dia.

Kalau melihat dari aspek sosial, imbuhnya, masyarakat memang harus diberikan ketegasan. Aparat harus lebih tegas, namun terukur dalam menjalankan protokol kesehatan. Karena sekarang ini, masih ada yang nongkrong lama di warung kopi.

“Tempat ngopi kalau bisa dibatasi, mejanya awal 30 menjadi 10 meja. Bukan hanya masyarakat, pedagangnya harus diberi pengertian,” ungkapnya, sembari menyebut untuk itu semua dibutuhkan kehadiran pemerintah, yang tidak semata menindak tetapi juga mencarikan solusi.

Pemerintah tingkat kabupaten/kota yang domainnya bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat, lanjut ayah dari Sedah Mirah Nasution ini, harus mampu melihat dan memprediksi apa dampak dari Covid-19 ini. Bagaimana sekarang, bagaimana pula beberapa tahun ke depan.

Langkah-langkahnya, beber peraih gelar master dari Institut Pertanian Bogor (IPB) ini, diawali dengan pendataan yang baik mengenai sisi-sisi ekonomi masyarakat yang terdampak pandemi. Sehingga, sentuhan yang nantinya dijalankan pemerintah bisa tepat sasaran.

Dalam kesempatan ini, Bobby menjadi narasumber bersama Anggota DPRD Medan, Edi Saputra. Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini menegaskan di Era New Normal Kota Medan membutuhkan pemimpin muda yang kuat.

“Dengan pengalaman yang dimiliki, Bobby diharapkan bisa menjadi pemimpin kuat. Strong leadership. Ini yang dibutuhkan Kota Medan,” ucapnya dalam kegiatan yang dimoderatori oleh Ketua Badan Kajian Startegi Al Washliyah Sumut, Eko Marhaendy ini. (*)

Loading...

Komentar Facebook