Bobby Nasution Serius Bangun Medan Utara, Ini Kata Pengamat

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

MEDAN, PUBLIKA.CO.ID- Kawasan Medan Utara punya potensi besar jika diberi sentuhan spesial. Bobby Afif Nasution sejak awal sudah menaruh perhatian khusus akan kemajuan kawasan Medan Utara.

Loading...

Medan Utara yang terdiri dari tiga kecamatan, Belawan, Medan Deli dan Medan Marelan termasuk kawasan paling padat penduduk di Kota Medan. Hingga dengan kerapatan penduduk itu, kawasan ini terkesan terbelakang dalam segala bidang. Terkhusus Belawan dan Medan Deli, infrastruktur terbilang jauh dari kata memadai.

Walikota Medan telah berganti. Pertanyaannya, mengapa Medan Utara tetap tak ada perubahan signifikan?

Kondisi tersebut diamati oleh pemerhati politik dan pemerintahan asal USU, Dadang Darmawan. Ada beberapa poin yang dalam catatan Dadang sering diabaikan walikota terdahulu.

Pertama, Medan Utara jelas suatu tipikal bagian kota yang kompleks, yang sebagian masyarakatnya bekerja sebagian nelayan dan corak kehidupannya di pinggiran pantai (Belawan, Labuhan, Deli), di mana terdapat pusat pelabuhan Kota Medan.

“Karena itu, soal Medan Utara tidak hanya menyangkut soal pembangunan fisik, melainkan juga mental dan budaya khas yang harus mendapatkan perhatian,” katanya, Kamis (25/6/2020).

Menurut Dadang, kebanyakan walikota potong kompas untuk membangun fisik di Medan Utara sebagai sasaran utamanya. Sedangkan pendekatan budayanya dikesampingkan.

Pendekatan budaya termasuk pendidikan, keagamaan, kebudayaan setempat termasuk kesukuan –dalam hal ini Melayu– sering diabaikan.

“Akibatnya, secara fisik banyak bangunan sentra bisnis muncul yang menyenangkan bagi pebisnis, namun masyarakat pinggiran pantai tetap terpuruk: miskin, kumuh, padat, pemukiman tidak tertata, pendidikan rendah, muncul sejumlah penyakit masyarakat akut dan lainnya,” papar Dadang.

Ironisnya lagi, jarang ada walikota yang mau serius menata kawasan Medan Utara secara komprehensif, dengan landscape pesisir lengkap dengan penguatan budayanya.

Kata Dadang, hal itu mungkin karena akan terlalu banyak membuang resourches, khususnya anggaran, melelahkan dan tidak seksi. Sehingga, isu Medan Utara hanya dijadikan Isu politik dalam setiap pilkada.

Dalam catatannya pula, Dadang mengungkap kondisi dimaksud sudah diserap Calon Walikota Medan Bobby Afif Nasution, yang sudah beberapa kali berkunjung langsung ke Belawan menjumpai warga setempat. Dalam berbagai kesempatan, pengusaha milenial yang mencetuskan gerakan #KolaborasiMedanBerkah ini menekankan ingin melakukan perubahan signifikan di kawasan Medan Utara.

Yang mendasar, ungkap Dadang, dalam pengamatannya Bobby sering mendapatkan keluhan dari warga Medan Utara soal infrastruktur. “Pembenahan infrastruktur tentu saja sangat baik. Misalnya, pembenahan jalan, jembatan, pemukiman, fasilitas pendidikan dan kesehatan,” bebernya.

Begitupun, lanjut dia, infrastruktur maksimal tetaplah belum cukup. Harus pula dilakukan penataan berbasis tata ruang kawasan pesisir dan budaya. “Masyarakat pesisir diberi kesempatan untuk bangkit secara ekonomi, pendidikan dan juga memperkuat nilai-nilai keagamaannya,” pungkas Dadang. (*)

Loading...

Komentar Facebook