AS Catat Kasus Kematian Tertinggi

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

PUBLIKA.CO.ID – Kasus kematian akibat virus corona di Amerika Serikat (AS) pada Selasa (22/9/2020) sudah menyentuh angka 200 ribu jiwa. Hal tersebut seolah menjadi preseden buruk bagi pemerintahan Donald Trump yang akan menggelar Pemilu Presiden beberapa minggu lagi.

Loading...

Sementara itu, berdasarkan catatan Johns Hopkins University hingga Selasa (22/9/2020) sudah sebanyak 6,86 juta orang dilaporkan terkonfirmasi positif terinfeksi virus corona.

AS kini telah berbulan-bulan lamanya menjadi negara yang mencatat kematian tertinggi di dunia dengan jumlah 200.182 korban meninggal akibat virus corona.

Angka kematian tersebut di atas Brasil dan India yang kasusnya hanya 137.272 dan 88.935

Secara keseluruhan, AS menyumbang empat persen dari populasi dunia dan 20 persen dari kematian akibat virus korona yang tercatat.

Para kritikus mengatakan kasus kematian tersebut mengungkap kegagalan pemerintahan Trump memenuhi ujian terberatnya menjelang pemilihan presiden 3 November mendatang.

Ungkapan kegagalan juga disampaikan saingannya dalam pilpres nanti, Joe Biden.

“Karena kebohongan dan ketidakmampuan Donald Trump dalam enam bulan terakhir, (kami) telah melihat salah satu kerugian terbesar dalam kehidupan Amerika dalam sejarah,” katanya.

(afp/red)

Loading...

Komentar Facebook