Cara Sehat Menikmati Kopi

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

PUBLIKA.CO.ID – Minum kopi kini sudah menjadi gaya hidup, ngopi tak lagi dilakukan pada pagi atau sore hari di rumah. Apalagi saat ini makin banyak variasi minuman kopi di berbagai kedai atau kafe.

Loading...

Tapi, jika bicara soal minuman kopi kekinian, bagaimana sih caranya agar tetap sehat dan aman?

Seperti diketahui, minum kopi dikatakan memiliki manfaat bagi kesehatan. Mulai dari mengurangi gangguan fungsi otak, risiko diabetes tipe 2, menurunkan risiko kanker, melindungi hati, hingga mencegah depresi.

Dikutip dari ANTARA, Jum’at (2/10/2020), ahli gizi dari Mayapada Hospital Kuningan, Ika Setyani mengatakan bahwa kopi sebenarnya sehat, tapi terkadang bahan campuran di dalamnya yang kerap membuat kopi jadi berkurang khasiatnya, dan mungkin berbahaya.

Mengutip Fat Secret, dalam secangkir (240 ml) kopi hitam mengandung 2 kalori, lemak 0,05 gram, karbohidrat 0,09, dan protein 0,28 gram, kandungan gula dan serat 0 gram. Menurut Ika, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan saat minum kopi agar tetap sehat.

1. Kurangi Gula

Jika ingin lebih sehat, cobalah untuk mengurangi campuran gula ke dalam minuman kopi. Anjuran Kementerian Kesehatan, konsumsi gula maksimal adalah 50 miligram atau 4 sendok makan per hari.

“Semua makanan yang Anda makan itu juga mengandung gula, dan itu juga masuk dalam hitungan angka kecukupan gizi, jadi gula yang ada di nasi atau karbohidrat lain juga masuk dalam hitungan total 4 sendok makan gula per hari,” kata Ika.

2. Minum Kopi Sehabis Makan

Ada baiknya minum kopi setelah makan. Sebab, tingkat keasaman kopi umumnya berkisar pada pH 5 dan aman dikonsumsi, namun minum kopi ketika perut kosong tidak dianjurkan.

“Minum kopi harus setelah makan. Minum kopi sebelum makan bisa meningkatkan kadar asam lambung yang bersifat korosif. Saat belum makan asam lambung akan meningkat, asamnya makin naik kalau ditambah kopi,” jelas Ika.

3. Secangkir Sehari

Sebuah studi menyebutkan bahwa asupan maksimal kafein per hari adalah 400 mg.

“Ingat juga bahwa kafein itu bukan cuma ada di kopi, tapi juga ada di teh, cokelat, minuman energi, sampai minuman soda. Itu juga harus dihitung sebagai caffein intakes per hari,” ujar Ika.

4. Jangan Tambahkan Krimer

Krimer memang bakal membuat rasa kopi jadi lebih creamy, tapi ingatlah kalau krimer juga mengandung lemak yang tinggi. Dalam 1 sendok teh kopi krimer bubuk mengandung 11 kalori dengan kandungan lemak 0,71 gram. Sementara kebutuhan lemak lima sendok makan (67 gram) per hari. Agar lebih sehat ganti krimer dengan susu non-fat, susu low-fat, susu kedelai, atau susu almond.

(*)

Loading...

Komentar Facebook