Kamu Yakin Dia Serius? Perhatikan Lagi Tanda Ini

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

PUBLIKA.CO.ID – Mencari calon pasangan lewat berkirim pesan biasanya sering dilakukan. Tentu dalam tahap penjajakan untuk memulai hubungan yang lebih serius.

Loading...

Tak sedikit yang memulai komunikasi via aplikasi kencan online, kemudian mulai memberanikan diri bertukar nomor.

Barangkali sulit menilai dan menimbang suatu hubungan dari kebiasaan berkirim pesan. Namun ada beberapa tanda yang mesti anda waspadai. Jika memang tanda-tanda berikut sering muncul, ada baiknya balik kanan dan mulai mencari kandidat lain.

1. Balasan singkat

Barangkali Anda mengampuni balasan super singkat dari si dia. Anda mengira-ngira seraya memaklumi, mungkin dia sibuk atau ada aktivitas lain yang dikerjakan. Namun jika ini jadi kebiasaan, pikir ulang, karena mungkin dia memang tidak tertarik dengan Anda sehingga enggan berupaya merangkai kalimat yang lebih panjang.

Melansir dari Seventeen, ada pula pola-pola jawaban singkat yang khas dan cenderung positif misalnya ‘Haha’, ‘Lol’, ‘Hehe’. Kalau apa-apa responsnya kurang lebih serupa, ini pertanda dia malas.

2. Dia tidak pernah berinisiatif memulai obrolan

Jujur saja, siapa yang kerap memulai obrolan? Jika dia nyaris tidak pernah memulai obrolan, ini indikator bahwa dia tidak tertarik pada Anda.

Anda melulu yang kerap berinisiatif mengirim teks karena Anda memang tertarik dan menantikan obrolan. Melansir dari Bolde, langkah seperti ini diambil untuk menolak Anda secara halus sampai-sampai Anda tidak menyadarinya. Ini cuma soal waktu hingga Anda sadar.

3. Hanya merespons tanpa bertanya

Obrolan mengalir, dia selalu merespons teks Anda apapun itu. Namun apa dia pernah bertanya dan mau tahu soal Anda? Jika jawabannya tidak, maka ada baiknya Anda mulai membuka ‘pintu’ buat calon kandidat potensial lain.

Melansir dari Relationship Rules, laku tersebut boleh jadi menandakan dia yang tidak terlalu peduli pada Anda. Kalau cuma Anda yang bertanya bak wartawan wawancara, hampir pasti bahwa cuma Anda yang tertarik. Saatnya move on.

4. Konsisten merespons dengan meme

Anda suka mengobrol, bercanda dan dia merespons. Hanya saja saat Anda mencoba membawa obrolan ke topik yang lebih serius, Anda sadar dia cenderung merespons dengan meme atau stiker lucu. Anda mengira ini hanya strategi untuk membuat obrolan jadi lebih santai. Namun jika ini jadi kebiasaan, dia jelas tidak bisa diajak mengobrol dengan topik serius.

Dia terlihat potensial dengan selera humornya dan kemampuannya menyegarkan suasana. Namun Anda juga memerlukan partner yang pengertian dan simpati pada situasi atau cerita Anda.

5. Datang dan pergi

Usaha membangun koneksi dan relasi perlu dilalui dengan konsistensi. Obrolan dengan si dia tampaknya bisa menuju ke arah kencan atau ‘kopi darat’, tetapi mendadak dia menghilang begitu saja. Kemudian suatu waktu dia ‘kembali’ dengan teks di jam-jam larut.

Bisa dibilang dia tetap ingin Anda di ‘orbit’ kehidupannya. Dia mungkin tertarik tapi dia tidak berusaha menemui atau berkomunikasi dengan Anda. Kalau sudah begini, lebih baik komunikasi dibawa santai atau lupakan saja.

6. Respons memakan waktu lama

Semua orang punya kesibukan sehingga teks-teks Anda perlu waktu lebih untuk direspons. Harus dimaklumi, tidak semua teks harus dibalas saat itu juga. Anda pun juga memiliki kegiatan untuk dilakukan.

Tapi kemudian, jika pola itu berulang, bahkan dia kadang tidak membalas pesan Anda, saatnya beranjak.

7. Teks dengan nuansa seks

Cek lagi tipe-tipe teks yang dia kirim. Inisiatif untuk mengirimkan teks mungkin datang dari si dia tapi teks kerap bernuansa seks. Lewat teks, ia ingin ada stimulasi seksual. Jelas ini tanda pria yang tidak ingin menjalin hubungan serius dan datang hanya karena mencari pemuas hasrat.

(*)

Loading...

Komentar Facebook