Breaking News! Bareskrim Polri Tangkap Sejumlah Deklarator KAMI

Anton Permana, Syahganda Nainggolan dan Jumhur Hidayat dikabarkan ditangkap pagi ini

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

PUBLIKA.CO.ID – Sejumlah deklarator dan petinggi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI)
ditangkap oleh Bareskrim Mabes Polri. Dikabarkan Anton Permana dan Syahganda Nainggolan serta Jumhur Hidayat merupakan orang yang ditangkap pihak kepolisian

Loading...

“Betul Pak Anton, Minggu (11/10) malam, kita sudah dampingi sampai jam 10 malam,” kata Ketua Komite Eksekutif KAMI Ahmad Yani, ketika dikonfirmasi, Selasa (13/10/2020).

Yani mengatakan penangkapan Anton disebabkan posting-annya di akun Facebook pribadinya. Namun, belum diketahui bagaimana kelanjutannya sampai saat ini.

“Kalau Pak Anton itu karena posting-annya di media sosial,” ujarnya.

Yani mengatakan pihaknya telah membuat tim hukum untuk pendampingan Anton ataupun Syahganda. Setelah administrasi selesai, Yani rencananya akan ke Bareskrim siang ini.

“Kita sudah bentuk tim insyaallah jam 2 setelah administrasi kita siapkan kita ke Bareskrim dengan tim hukum yang lain,” ucapnya.

Sementara itu, salah satu petinggi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), Syahganda Nainggolan, hari ini (12/10/2020) juga dikabarkan ditangkap polisi. Hal itu dibenarkan oleh Ketua Komite Eksekutif KAMI Ahmad Yani.

Syahganda Nainggolan (ist)

“Iya benar,” kata Yani saat dikonfirmasi, Selasa (13/10/2020).

Yani menyebut penangkapan itu terjadi subuh tadi. Yani mengatakan Syahganda ditangkap polisi untuk dibawa ke Bareskrim.

“Subuh tadi sekitar jam 04.00 WIB, dibawa ke Bareskrim,” ujarnya.

Namun, Yani tidak mengetahui atas dugaan apa Syahganda ditangkap. Yani akan mengecek lebih lanjut.

“Kita belum tahu, nanti saya cek,” ujarnya.

Tak hanya itu, deklarator yang juga Komite Eksekutif Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), Jumhur Hidayat juga ditangkap Bareskrim Polri. Jumhur ditangkap di kediamannya di Jakarta Selatan pagi ini.

Jumhur Hidayat (ist)

“Saya dapat informasi barusan juga, tapi belum tahu apa-apanya,” kata anggota Komite Eksekutif KAMI Ahmad Yani, ketika dikonfirmasi, Selasa (13/10/2020).

Ahmad Yani mengatakan Jumhur ditangkap di kediamannya di Cipete, Jakarta Selatan. Dia ditangkap sekitar pukul 07.00 WIB.

“Jam 7 pagi kalau Pak Jumhur. Di rumah,” jelasnya.

Ahmad Yani mengatakan pihaknya belum mengetahui alasan penangkapan Jumhur. Dia mengatakan KAMI akan mendampingi Jumhur di Bareskrim.

“Tapi kita belum tahu pasal-pasalnya, cuma kayaknya ya siber juga, Pak Syahganda juga siber, Pak Jumhur juga. Nanti insyaallah kita akan dampingi,” katanya.

(*)

Loading...

Komentar Facebook