Soal Anggota TNI Diserang Debt Collector, Ternyata Begini Faktanya!

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

PUBLIKA.CO.ID- Sebuah video viral di media sosial terkait personel TNI yang mengendarai mobil dikerubungi gerombolan orang tidak dikenal. Peristiwa itu diduga terjadi di Gerbang Tol kawasan Jakarta Utara.

Loading...

Wakapolres Metro Jakarta Utara AKBP Nasriadi mengatakan, kejadian yang menimpa mobil jenis Honda Mobilio dengan nomor polisi B 2638 BZK warna putih ini dikendarai anggota TNI AD berpangkat Sersan Dua (Serda) Nurhadi.

“Pada Sabtu, 8 Mei 2021, sekitar pukul 14.30 WIB, telah dilaksanakan pulket terkait adanya video yang viral di media sosial grup WhatsApp yang menjelaskan adanya anggota TNI AD tersebut yang mengemudikan mobil jenis Honda Mobilio Nopol B 2638 BZK warna putih, dengan berpakaian dinas PDL Loreng di depan Tol Koja Barat, Jakarta Utara dikepung oleh beberapa orang debt collector,” kata Nasriadi saat dikonfirmasi merdeka.com, Sabtu (8/5).

Ia menjelaskan, kasus ini berawal pada Kamis (6/5) sekitar pukul 14.00 WIB pada saat Serda Nurhadi yang merupakan anggota Babinsa Semper Timur Dim, Jakarta Utara berada di kantor Kelurahan Semper Timur.

“Adanya laporan dari anggtoa PPSU/Satpol PP atas nama Muh Abduh melihat ada kendaraan yang macet total, terdapat sebuah mobil jenis Honda Mobilio Nopol B 2638 BZK warna putih dikepung oleh beberapa Debt collector kurang lebih 10 orang,” jelasnya.

“Kemudian di dalam mobil tersebut ada anak kecil dan seorang yang sakit (om dan Tante Nara) lalu Serda Nurhadi berinisiatif untuk membantu dan mengambil alih sopir mobil tersebut dengan rencana akan dibawa menuju rumah sakit melalui jalan Tol Koja Barat,” sambungnya.

Namun karena Serda Nurhadi belum mahir dalam mengendarai kendaraan jenis matic, akhirnya dia pun tidak jadi masuk ke dalam tol tersebut dan lebih memilih jalur biasa (arteri) dengan pelan-pelan.

“Sehingga mobil tersebut dikepung oleh beberapa orang debt collector dengan meneriakkan ‘Viralin, laporin ke Guntur Pomdam Jaya’, kemudian Serda Nurhadi membawa mobil tersebut ke Polres Jakarta Utara dengan diikuti oleh beberapa orang debt collector,” ungkapnya.

Sesampainya di Polres Metro Jakarta Utara, Serda Nurhadi pun melaporkan kejadian tersebut ke petugas SPK yang saat itu diterima oleh Kanit Iptu Margono.

“Karena korbannya sipil akhirnya Serda Nurhadi kembali ke Koramil Semper Timur untuk bertugas kembali,” ujarnya.

Menurutnya, Serda Nurhadi tidak mengetahui jika mobil yang ia kemudikannya itu sedang bermasalah tunggakan cicilan kredit.

“Berdasarkan hasil keterangan dari Serda Nurhadi bahwa yang bersangkutan berniat membantu warganya yang sedang sakit (dalam mobil). Namun Serda Nurhadi tidak mengetahui bahwa mobil tersebut bermasalah (tunggakan cicilan kredit),” paparnya.

Nasriadi menegaskan, saat ini pihaknya sedang melakukan pengejaran terhadap para debt collector tersebut.

“Tersangka para debt colector tersebut sedang kita lakukan pengejaran,” tegasnya.

Kini, mobil tersebut sedang berada di Satresmob Polres Metro Jakarta Utara. “Barang bukti mobil jenis Honda Mobilio B 2638 BZK warna putih sekarang berada Satresmob Polres Jakarta Utara, karena ada tunggakan kredit leasing selama 8 bulan,” ucapnya.

“Serda Nurhadi untuk saat ini masih dimintai keterangannya oleh Unit Intel Kodim Jakarta Utara,” tutupnya.

Sebelumnya, Sebuah minibus yang dikendarai seorang personel TNI dikerubungi gerombolan orang tidak dikenal. Diduga peristiwa tersebut terjadi di Gerbang Tol kawasan Jakarta Utara.

Beberapa pemuda itu bahkan berupaya mengambil kunci mobil yang masih terpasang di bagian setir mobil.

Aksi pemuda itu pun diabadikan oleh penumpang di dalam mobil. Rekaman berdurasi 1 menit itu pun viral di media sosial.

“Pak, pak ini TNI pak, ini diserang pak. Pak TNI diserang pak,” ujar seorang pria seperti dikutip, Sabtu (8/5/2021).

Pria berseragam TNI berusaha memberikan penjelasan. Dia mengatakan, sedang mengantarkan penumpang ke rumah sakit spesialis jantung.

 

sumber: merdeka.com

Loading...

Komentar Facebook