PUBLIKA TANJUNG SELOR-Bertempat di Ruang Rupatama Polresta Bulungan, telah digelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka studi kelayakan pembentukan Polsekta Tanjung Selor. Kegiatan ini dipimpin oleh Kepala Resort Polisi Wilayah Bulungan Kombes Pol Rofikoh Yunianto, Karorena Polda Kalimantan Utara, Kombes Pol. Robertus sebagai upaya strategis dalam memperkuat fungsi dan optimalisasi pelayanan kepolisian di wilayah ibukota provinsi.Kamis 23/10/2025.
FGD ini dihadiri oleh jajaran pimpinan serta tokoh dari berbagai lintas sektor yang memiliki peran strategis dalam pengambilan keputusan dan pelaksanaan pembentukan Polsekta baru, Dihadiri Karorena Polda Kaltara, Kombes Pol. Robertus, Kapolresta Bulungan, Kombes Pol Rofikoh Yuninato Studi Kelayakan, Kompol Ali Suhadak, S.H., M.H. Kepala Bagian Kesatuan Bangsa dan Politik (Kabag Kesbangpol) Kabupaten Bulungan Camat Tanjung Selor, Kasi Pemerintahan Kelurahan Tanjung Selor, Tokoh masyarakat Tanjung Selot, Pejabat Kabag, Kasat, Kasi Polresta Bulungan
Pembentukan Polsekta baru di Tanjung Selor menjadi kebutuhan strategis untuk meningkatkan kecepatan layanan kepolisian di tingkat kecamatan, khususnya dalam menunjang keamanan dan ketertiban masyarakat yang semakin kompleks di pusat pemerintahan dan perekonomian Provinsi Kalimantan Utara.
FGD ini digelar sebagai forum diskusi intensif untuk mengkaji aspek administrasi, geografis, sosial, dan keamanan yang akan menjadi landasan dalam penetapan pembentukan Polsekta Tanjung Selor. Dalam forum ini juga dibahas berbagai tantangan dan peluang yang harus dipersiapkan guna menjamin keberhasilan pembentukan institusi kepolisian baru tersebut.
Beberapa aspek utama yang menjadi perhatian dalam FGD meliputi,” Evaluasi jumlah penduduk dan wilayah yang memerlukan pelayanan kepolisian lebih cepat dan efektif. Kondisi geografis dan infrastrukur yang menjadi pertimbangan dalam penempatan Polsekta baru. Tingkat dinamika sosial dan urgensi penanganan kejahatan serta permasalahan masyarakat.
Kesiapan sumber daya manusia dan sarana prasarana pendukung dari Polresta Bulungan untuk mengoperasikan Polsekta baru. Dukungan pemerintah daerah serta peran tokoh masyarakat dalam menyukseskan pembentukan Polsekta.
Dalam FGD tersebut, Karorena Polda Kaltara, Kombes Pol. Robertus B. Herry menegaskan pentingnya sinergi antara institusi kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam percepatan proses pembentukan Polsekta guna mewujudkan keamanan yang optimal.

Kapolresta Bulungan, Kombes Pol Rofikoh Yunianto menyatakan komitmennya untuk mendukung seluruh proses ini dengan menyediakan sumber daya dan mengoptimalkan fungsi kepolisian agar pelayanan bagi masyarakat Tanjung Selor menjadi lebih efisien dan responsif.
Tokoh masyarakat dan perwakilan pemerintahan juga memberikan dukungan penuh dan bersedia aktif berpartisipasi dalam proses pembentukan Polsekta sehingga menciptakan keamanan yang berkelanjutan serta memberikan rasa aman kepada seluruh warga.
FGD Studi Kelayakan Pembentukan Polsekta Tanjung Selor merupakan langkah awal yang vital dalam proses penguatan keamanan dan pelayanan publik di wilayah Bulungan. Melalui forum ini, semua pemangku kepentingan dapat menyampaikan aspirasi, mengidentifikasi kebutuhan, serta merumuskan strategi yang tepat dalam membangun Polsekta yang efektif dan berdaya guna.
Polresta Bulungan bersama Polda Kaltara dan pemerintah daerah berkomitmen untuk secara serius menindaklanjuti hasil diskusi ini guna memastikan proses pembentukan Polsekta berjalan lancar dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Tanjung Selor dan sekitarnya.
Dengan keberadaan Polsekta yang representatif, diharapkan tingkat keamanan, pelayanan kepolisian, dan kepuasan masyarakat dapat meningkat secara signifikan, mendukung pertumbuhan daerah yang stabil dan kondusif.
Reporter Publika: I Made Wahyu Rahadia





