Tega! Buang Bayi Yang Baru Dilahirkan Ke Samping Rumah, Seorang Wanita Muda Diamankan Unit Reskrim Polsek Sungai Pinang

Kamis, 8 Januari 2026

Publika Samarinda – Keheningan dini hari di kawasan Jalan Gerilya, Kelurahan Sungai Pinang Dalam, mendadak berubah mencekam setelah terungkapnya aksi penelantaran seorang bayi yang baru saja dilahirkan. Unit Reskrim Polsek Sungai Pinang Polresta Samarinda bergerak cepat mengamankan seorang wanita berinisial AF (18) yang diduga kuat sebagai pelaku penelantaran bayi tersebut.

Peristiwa memilukan ini terjadi pada Kamis dini hari (08/01) sekira pukul 02.00 WITA. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, pelaku diketahui melahirkan bayi tersebut secara mandiri di kamar mandi rumahnya.

Baca juga  Sejarah Pulau Tidung yang Dulu Dihuni Raja dari Kalimantan

Namun, alih-alih memberikan perawatan dan perlindungan, pelaku justru diduga mencoba membungkam suara tangisan sang bayi dan meletakkannya di area terbuka di samping rumah.Penemuan bayi tersebut kemudian diketahui warga sekitar dan segera dilaporkan kepada pihak kepolisian.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Sungai Pinang Polresta Samarinda segera melakukan penyelidikan intensif serta olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Baca juga  Laboratorium Hasis di Bali, Senilai Rp 1,5 Triliun Berhasil Diungkap Mabes Polri

Hasilnya, hanya dalam waktu singkat, sekitar pukul 10.00 WITA, petugas berhasil mengidentifikasi dan mengamankan pelaku di kediamannya. Selain mengamankan pelaku, petugas juga menyita sejumlah barang bukti berupa pakaian yang digunakan saat kejadian guna memperkuat proses penyidikan.

Kapolsek Sungai Pinang AKP Aksarudin Adam, S.H., M.H., menyampaikan keprihatinan mendalam atas kejadian tersebut. Ia menegaskan bahwa Polsek Sungai Pinang berkomitmen penuh dalam memberikan perlindungan terhadap anak dan akan memproses perkara ini secara tuntas sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Baca juga  Ini Penjelasan Kasat Reskrim Kasus Kematian AKG yang Mengerikan Masih Menyisakan Misteri

“Kami sangat menyayangkan kejadian ini. Seorang bayi seharusnya mendapatkan perawatan, perlindungan, dan kasih sayang, bukan justru ditelantarkan. Saat ini pelaku telah kami amankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna mendalami motif serta kondisi psikologis yang bersangkutan,” pungkasnya.

Bagikan:
Berita Terkait